<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kamarkecil</title>
	<atom:link href="http://lodegen.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lodegen.wordpress.com</link>
	<description>di mana pikiran beristirahat</description>
	<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:40:14 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
			<item>
		<title>The Battle of FKY and PKB</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/07/02/the-battle-of-fky-and-pkb-2/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/07/02/the-battle-of-fky-and-pkb-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 06:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<category><![CDATA[festivak kesenian yogyakarta]]></category>

		<category><![CDATA[festival kesenian yogyakarta]]></category>

		<category><![CDATA[pesta kesenian bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[

Seru sekali judulnya ya. Haha.. Maksudnya untuk menunjukkan genderang perang di bidang kesenian memang mesti berani ditabuh. Bahwa kesenian dan pertunjukkan seni budaya memang berani diadu. Bidang ini, antara lain seharusnya kompetitif dalam memuaskan hasrat penonton dan pemujanya.
Nah tahun ini, nyaris pada saat yang sama, Pesta Kesenian Bali (PKB) dan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) dihelat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p><span style="font-size:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p>Seru sekali judulnya ya. Haha.. Maksudnya untuk menunjukkan genderang perang di bidang kesenian memang mesti berani ditabuh. Bahwa kesenian dan pertunjukkan seni budaya memang berani diadu. Bidang ini, antara lain seharusnya kompetitif dalam memuaskan hasrat penonton dan pemujanya.</p>
<p>Nah tahun ini, nyaris pada saat yang sama, Pesta Kesenian Bali (PKB) dan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) dihelat. Dari segi daerah pelaksana, dua provinsi ini juga layak diadu. Punya tradisi, kesenian, dan budaya yang dijual untuk pelancong. Keduanya juga sudah berusia cukup tua. FKY berusia 20 tahun, dan PKB, hampir 30 tahun. Nah, sekarang yang saya adu adalah bagaimana FKY dan PKB punya potensi memuaskan hasrat penontonnya? Karena saya yang menulis, pasti menuruti nafsu sendiri ya. Hehe</p>
<p>Tetapi, saya berusaha menguraikannnya untuk mendekati (sedikit) objektif dengan data dan fakta. Saya mulai dengan kesan pertama. Ketika menginjakkan kaki di Benteng Vredeburg dan Taman Budaya Yogyakarta, pusat kegiatan FKY. Saya merasa jauh terpelanting dari suasana pasar malam PKB.<span id="more-112"></span></p>
<p>Padahal, Vredeburg, amat dekat dengan pusat hiruk pikuk Malioboro. Padahal lagi, saat pertama ke FKY, acara malam itu adalah festival band. Lha, kok nggak ada rasa sumpek-sumpeknya? Orang-orang berjalan santai, tak tergesa-gesa. Saya yang memapah anak berusia 20 bulan, dapat berjalan ringan. Apalagi di pintu masuk FKY kita disambut dengan pos informasi, yang dijaga sejumlah perempuan muda dengan serakan beragam formulir soal FKY. Kenikmatan dengan kebutuhan informasi terpenuhi bagi pelancong seperti saya.</p>
<p>Berikutnya, hamparan tempat duduk nyaman nan bersih memberikan kita keleluasan mempelajari brosur FKY  dan menentukan pilihan tontonan. Ring selanjutnya adalah pasar raya yang dijajar rapi dengan bahan gedek (anyaman bambu). Di pasar raya ini saya hanya mendapati berbagai produk kesenian. Kalau di PKB yang lebih rame dari pasar produk kerajinannya adalah pasar baju, aksesoris, dll, ala Pasar Kreneng itu.</p>
<p>Nah sekarang dari segi panitianya. PKB selalu diorganisir pemerintah daerah Bali melalui Dinas Kebudayaan. Kalau FKY diorganisir pihak swasta dan didukung penuh pemerintah daerahnya, dengan struktur kepanitiaan jelas dipampang di website-nya. Karena swadaya, di media publikasinya bertengger sponsor utama, yang sayangnya, tahun ini “dikuasai” perusahaan rokok. Rokok selalu berhasil menguasai event besar. Yah, karena perokok negara kita lahap banget makan rokok, jadinya orang terkaya Indonesia selalu pengusaha rokok. Sementara perokok aktifnya sebagian besar orang miskin. Nah lho, kenkene?</p>
<p>Yang bikin asyik, melihat panitia-panitia muda FKY berambut gimbal, sepatu boot setinggi lutut, atau ada yang gaya anak punk. Bahkan anak-anak “nakal” ini kelihatan manis banget jualan es moka di arena FKY atau nungguin stan kesenian tradisional. Bukan berarti mereka harus pakai destar atau pakaian jawa, kan? Trans kultural yang sangat menarik dan harmonis.</p>
<p>Lalu, soal acaranya sendiri. PKB memuaskan penikmat kesenian dan tradisi murni dengan porsi besar sajian seni klasik. Panitia PKB juga berusaha menghadirkan seni kuno yang hampir mati. Pertunjukkan rakyat-nya pun sangat klasik seperti drama gong, joged, arja, dan lainnya.</p>
<p>Yang bikin heboh penonton malah pertunjukkan seni partisipan luar negeri seperti Jepang, Korea, dan India. Dijamin penuh sesak, biasanya saya sendiri nyesek cuma bisa lihat punggung dan pantat penonton.</p>
<p>Dari jadwal acaranya, FKY tahun ini memberikan porsi yang hampir seimbang antara seni tradisi, moderen, dan kontemporer. Juga antara seni suara, musik, dan film. Apalagi genre atau aliran. FKY memberikan dangdut, musik 80-an, breakdance, cheerleaders, sampai Babad Kampung yang lekat dengan tradisi dan romantika suasana ndeso Jogja. Masa Lalu Selalu Baru, tema FKY menunjukkan keberpihakan panitia pada seni masa lalu yang dikolaborasikan sehingga menjadi sesuatu yang baru dan selalu baru.</p>
<p>PKB pun memperlihatkan keberpihakan serupa, menggali seni dan budaya lama. Hanya saja, caranya berbeda. Nilai-nilai kesenian di PKB masih diletakkan pada suatu yang sakral dan agung. Hingga sulit mendampingkannya dengan kesenian alternatif.</p>
<p>Mudahnya memahami kesenian gaya FKY ini barangkali yang membuat antusiasme kaum muda mengapresiasinya. Ini terlihat dari sumringahnya <a href="http://cahandong.org" target="_blank">CahAndong</a>, komunitas blogger Yogyakarta, yang kebanyakan anak muda ini menulis sajian-sajian FKY di jurnal pribadinya. Kebetulan saya kopi darat dengan sejumlah anggota CahAndong, dan terkejut dengan semangat mereka menjelaskan perihal FKY. Ini tentu tambahan promosi yang sangat baik untuk FKY, tanpa mengeluarkan dana tambahan.</p>
<p>Nah, kini soal peluang ekonomi kreatif. Industri kreatif kini menjadi keniscayaan untuk mengajegakan tradisi, kesenian, dan budaya. PKB belum berani menunjukkan bahwa kesenian juga adalah lumbung uang dan kreativitas. Berbeda dengan FKY yang dengan tegas membuka keran investasi seni. Pembukaan FKY ditandai dengan memasukkan uang ke dalam tabungan yang berujud boneka keramik dari Wayang Ontoseno yang menjadi maskot FKY XX 2008. Sebagai lambang bahwa festival seni di Yogya dinyatakan sebuah investasi.</p>
<p>Tak heran, pelaku industri kreatif Yogya berlomba-lomba mengisi FKY dengan produk-produk kesenian kreatifnya. Nilai-nilai lokal kemudian ter-revitalisasikan dengan sendirinya. Dan, saya, sebagai pelancong merasakan kebangkitan kebudayaan itu sendiri.</p>
<p>Saya pikir senimannya sendiri pasti merasa lebih dihargai dengan cara ini. Ketimbang yang selalu diperdebatkan di PKB. Seniman merasa dihargai terlalu rendah oleh panitia. Ini hal yang sangat dilematis karena bukan pasar (penonton) yang menghargai senimannya tapi panitia. Pasti selalu kekurangan dana kan.</p>
<p>Nah, menurut saya, yang menang dalam pertarungan kali ini adalah FKY. Silakan tidak setuju dengan saya. Saya terlalu mencintai Bali kalau memaksa memenangkan PKB tahun ini. Saya berharap tahun depan PKB yang menang. Apakah itu realistis?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/112/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/112/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=112&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/07/02/the-battle-of-fky-and-pkb-2/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Naskleng, Goban Ci Cara Gareng</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/29/naskleng-goban-ci-cara-gareng/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/29/naskleng-goban-ci-cara-gareng/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 09:52:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<category><![CDATA[bcnow60]]></category>

		<category><![CDATA[tshirt]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[
Hilir mudik di Malioboro selama 23-27 Juni ini, kesenangannya cuma satu. Cuci mata. Wajah, pakaian, dan perangai turis-turis sebangsa. Barangkali saya juga bagian dari objek cuci mata pihak lain. Hmm&#8230;
Lalu lalang ribuan orang tiap hari, sebagiannya mungkin turis yang sama, karena menginap di daerah Malioboro. Seperti saya dan Bani. Celakanya, selama lima hari di pusat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/06/ngempeng-blog.jpg"><img class="size-medium wp-image-110 alignleft" style="float:left;" src="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/06/ngempeng-blog.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Hilir mudik di Malioboro selama 23-27 Juni ini, kesenangannya cuma satu. Cuci mata. Wajah, pakaian, dan perangai turis-turis sebangsa. Barangkali saya juga bagian dari objek cuci mata pihak lain. Hmm&#8230;</p>
<p>Lalu lalang ribuan orang tiap hari, sebagiannya mungkin turis yang sama, karena menginap di daerah Malioboro. Seperti saya dan <a href="http://thelastpopok.blogspot.com" target="_blank">Bani</a>. Celakanya, selama lima hari di pusat turis di Jogja ini mata saya belum menangkap desain kaos lucu. Maksudnya tshirt unik yang dipake orang. Adanya cuman Billabong, Quiksilver, freestyle, dan kaos-kaos yang menjual trade mark alias merek lainnya. Kaos yang tak terlihat mereknya pun nyaris sama, semuanya dengan desain khas kaos distribution outlet (distro). Menggunakan kata-kata berbahasa Inggris pendek, yang bagi saya pesannya nggak jelas.</p>
<p><span id="more-108"></span>Saya sendiri ke Jogja membawa lima potong pakaian. Nyaris semuanya kaos komunitas yang dibuat sendiri. Seperti kaos kampanye penanggulangan HIV dan AIDS, teksnya, “<em>Nurani Bekerja, Kata Bicara.</em> Ada juga kaos pemberian teman, Sakti Soe, dengan gambar nama usaha jasa desain arsitekturnya yang bantu mendesain rumah saya, “Aisyharmony.com”. Hehe&#8230; dipake di badan, sebagai apresiasi dan balas jasa yang baru dibayar dengan ucapan terima kasih.</p>
<p>Sementara <a href="http://rumahtulisan.com" target="_blank">suami saya</a> bawa tiga potong kaos yang bernada propaganda. Misalnya <em>IMF: International Monster Fund</em> yang diproduksi Mitra Bali, sebuah yayasan yang mengadvokasi fair trade di Bali. Kaos lain bergambar kartun bayi-bayi telanjang dari Lebah T-shirt. Desainnya berupa cover majalah Playboy, tandingan dari gerakan anti pornografi. Kaos ini dibuat setelah Majalah Playboy Indonesia digugat kelompok radikal. Satu lagi kaos bergambar Pramoedya Ananta Toer dengan kutipan <em>Adil Sejak dalam Pikiran</em>..</p>
<p>Saya berharap dapat cuci mata kaos-kaos lucu lainnya di Malioboro. Apa daya, tak ada satu pun kaos yang membuat mata melotot.</p>
<p>Padahal, di Jogja salah satu basis produksi kaos fangkeh, dari kata funky. Kok nda ada yang pake? Pasca hilangnya pamor Dagadu, sepertinya cukup banyak kok brand-brand baru. Ya, gak harus kaos-kaos Jogja sih. Pengennya lihat kaos-kaos lain dari berbagai etnis turis yang lalu lalang di Malioboro.</p>
<p>Untungnya saya ke pasar raya Festival Kesenian Yogyakarta (FKY), di Benteng Vredenburg. Di sana saya menemukan dua stand yang menjual kaos-kaos lumayan ndablek. Misalnya stand khusus baju anak-anak produksi Lare-lare dari Solo yang memajang kaos warna ngejreng, pink, biru menyala-nyala, dan kuning. Kaosnya bermain-main dengan teks.</p>
<p>Misalnya <em>Asiholic</em>, <em>Akademi Alumni ASI Eksklusif</em>, <em>Dilarang Ngempeng</em>, dan lainnya. Lumayan asyik karena baru pertama kali lihat desain kaos lucu untuk anak-anak. Teksnya juga edukatif dengan bahasa santai. Stand lainnya, milik PT Aseli Dagadu Jogjakarta. Masih memplesetkan istilah lokal Jogja dengan gaya pop. Sayang, saya masih belum menemukan kaos yang asyik dan baru di stand ini.</p>
<p>Toh, bagaimana pun Jogja masih menjadi kawah untuk ide-ide kreatif yang meluap-luap. Nilai-nilai lokal yang modern, mudah dicerna, dan sekali lagi funky, masih tersisa di Jogja. Industri kreatf ini dikawal anak-anak muda, sebagiannya nyambi kuliah. Dagadu juga bisa dianggap monumen untuk ndustri kaos kreatif Jogja.</p>
<p>Dagadu adalah Jogja. Brand Jogja yang lahir dari industri kreatif, memberikan kekuatan ekonomi baru untuk warganya. Nilai tambah pula buat pariwisata. Bagaimana pun citra-citra atau komoditas itu penting untuk dunia pelancongan. Seiring meredupnya Dagadu sebagai benda most wanted di Jogja, bukan berarti industri kaos kreatif ini mati. Malah menciptakan merek-merek baru. Semakin lucu, makin seru pertarungannya.</p>
<p>Bagaimana dengan Bali? Melihat tumpukan manusia di depan pintu masuk Joger, kita seolah-olah menyimpulkan Joger masih jadi branded Bali. Bahkan di Jogja, kita masih bisa melihat puluhan badan berkaoskan Joger. Ternyata industri kata-kata ini masih menyihir. Atau jangan-jangan, sebagian turis itu belum tahu ada brand lain yang lebih menantang?</p>
<p>Sejumlah merek kaos produksi Bali lain yang lebih kreatif dan ndablek, saat ini mulai menyelusup ke pusat perbelanjaan pusat turis. Ada Jangkerik dan Lebah yang menjual desain kartun. Tema-tema kartunnya sangat lokal tapi bernas, mengangkat budaya dan tradisi yang mengkritisi Bali. Berbalik dengan Joger yang menjual teks.</p>
<p>Sambil jalan kaki, saya, ayah, dan Bani mulai mereka-reka desain teks kaos lucu untuk di Bali. Gara-garanya melihat gambar wayang di Pasar Beringharjo. Kacau balau ide-ide yang bersliweran. Misalnya, “Jancuk Raimu Koyo Petruk” (artinya, wajahmu seperti petruk). Untuk pasar Bali, “Naskleng, Goban Ci Cara gareng” (wajahmu kaya gareng).</p>
<p>Setidaknya kita jadi cengar-cengir sendiri. Bani, anak kami ikut-ikutan berhaha-haha. Ternyata, selera humornya lumayan juga. Hehe..</p>
<p>Ide teks itu adalah mengemas sesuatu yang udik dengan nuansa yang dekat dan bersahabat. Jancuk untuk sebagian orang Surabaya sering digunakan sebagai sapaan akrab. Mungkin di daerah lain sangat kasar. Demikian pula naskleng di Bali. Jancuk dan naskleng, bermakna sama, umpatan. Ini bisa jadi terapi mental juga buat orang pemarah atau bangsawan. Begitu bukan? Bukan..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/108/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/108/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=108&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/29/naskleng-goban-ci-cara-gareng/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/06/ngempeng-blog.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Periksa Vagina Yuk&#8230;</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/20/periksa-vagina-yuk/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/20/periksa-vagina-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 06:33:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[alat kontrasepsi]]></category>

		<category><![CDATA[kespro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Dimulailah kesibukan baru sebagai perempuan yang telah melakukan hubungan seksual aktif dan pernah melahirkan. Sebenarnya sih gak bikin sibuk amat, tapi harus membuat jadwal periksa dengan disiplin. Ada apa, kenapa?
Pertama, karena saya memutuskan menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau lebih ngetop dengan sebutan KB pasang. Nama AKDR saya “Cooper T”. Sebuah benda berukuran sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dimulailah kesibukan baru sebagai perempuan yang telah melakukan hubungan seksual aktif dan pernah melahirkan. Sebenarnya sih gak bikin sibuk amat, tapi harus membuat jadwal periksa dengan disiplin. Ada apa, kenapa?</p>
<p>Pertama, karena saya memutuskan menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau lebih ngetop dengan sebutan KB pasang. Nama AKDR saya “Cooper T”. Sebuah benda berukuran sekitar 10 sentimeter berbentuk “T” yang dimasukkan ke dalam rahim melalui vagina. Tentu saja. Masa lewat pantat?<span id="more-106"></span></p>
<p>Soal kenapa pilih AKDR yang masih menyeramkan untuk sejumlah perempuan, silakan cek alasannya <a href="http://lodegen.wordpress.com/2008/03/12/pengalaman-pertama-pake-alat-kontrasepsi-dalam-rahim/" target="_blank">di sini</a>. Nah, karena yang dimasukkan ke rahim adalah alat, sebuah benda mati yang berfungsi penting, maka harus dikontrol. Apakah si cooper T ini telah berada di posisinya yang tepat dan berfungsi menghadang mister sperma menuju miss sel telur.</p>
<p>Saya pasang alat KB ini dan kontrol di klinik Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali, Jalan Gatsu IV/6 Denpasar telepon 430133. Sapa tahu ada yang kepepet butuh klinik periksa seputar kespro, kehamilan, vasektomi buat cowok, dll. Klinik PKBI buka senin-jumat, jam 9-4 sore.</p>
<p>Biasanya sih saya seringnya ke PKBI kalau ada acara Kisara (geng remaja-nya PKBI) yang dulu dikomando <a href="http://okanegara.com" target="_blank">Dokter Oka Negara</a>. Terakhir ikut-ikutan diskusinya program DAKU!, Dunia Remajaku Seru yang nempel ma program Kisara juga.</p>
<p>Nah, oleh Dokter Lely dan Dokter Dewi, dua dokter perempuan baik hati di PKBI ini, disarankan melakukan kontrol KB selama beberapa kali dalam setahun. Maklum, informasi soal AKDR ini memang cukup banyak biar yang pake merasa aman dan nyaman. Maklum juga, banyak informasi ngawur soal KB yang bahkan jadi mitos yang sulit dihilangkan.</p>
<p>Nah, pagi ini selain kontrol KB kedua kalinya, saya juga maunya sekalian papsmear. Ini untuk mendeteksi dini kanker leher rahim atau infeksi di seputar vagina perempuan. Ah, kayanya ga ada masalah sama alat kelaminku. Ngapain tes?</p>
<p>Saya juga awalnya kaya gitu. Tapi, kaget banget setelah tanpa sengaja ngobrol sama ibu-ibu pedagang di Pasar Badung. Ternyata ada beberapa perempuan yang sehat tiba-tiba meninggal mendadak karena kanker leher rahim. Lho kok?</p>
<p>Yah, beginilah tantangan perempuan. Alat kelaminnya punya multi fungsi buat kehidupan ini. Karena bentuknya yang terbuka, memudahkan banyak kuman masuk. Dan perempuan menstruasi, mengeluarkan luruhan darah sel-sel mati setiap bulan. Kalau gak higinis, bikin kuman asyik masyuk masuk rahim. Lalu, dari rahim dan vagina mengeluarkan manusia baru. Banyaknya fungsi dan kesibukan si vagina ini membuatnya rentan terinfeksi berbagai kuman dan penyakit. Salah satunya yang mematikan di dunia adalah kanker leher rahim.</p>
<p>Sebagian besar yang meninggal karena kanker leher rahim, terlambat mendeteksi bibit kanker itu. Wong gak ada gejala hebat. Tiba-tiba aja udah stadium lanjut, dan tidak bisa diobati lagi. Hmm&#8230; Mirip banget ma HIV penyebab AIDS.</p>
<p>Ribet ga sih pap test atau pap smear ini? Sayang, pas di klinik, saya tidak lulus persyaratan untuk pap smear. Syarat itu adalah “paling tidak, satu hari sebelum pemeriksaan tidak melakukan hubungan seksual”. Bah, batal lagi pap smear-nya.</p>
<p>Dokter Lely menyarankan datang bulan depan, 10 hari setelah menstruasi hari pertama. Alasannya, karena pap smear ini cukup sensitif. Mendeteksi sel-sel yang mengganngu di alat reproduksi kita. Jadi dianggap pas hari ke-10 itu, sel-sel darah yang luruh itu sudah bersih dan tidak mengganggu hasil pap smear.</p>
<p>Menurut brosur yang diberikan di PKBI, pap smear itu ga ribet. Contoh sel diambil dengan cara mengusapkan alat pada permukaan leher rahim. Contoh sel yang menempel di alat itu lalu diusapkan pada selembar gelas periksa. Trus, dicek di bawah mikroskop. Mulai terdeteksi, adakah sel-sel penyakit di vagina, rahim, dan sekitarnya. Menurut jadwal yang dikasi dokter, pap smear saya bagusnya tanggal 20 bulan depan. Penasaran banget, kira-kira apa yang terjadi dalam rahim dan seputaran vagina saya. Eh, pap smear untuk semua perempuan yang udah pernah berhubungan seksual (Hus), ga cuman buat ibu-ibu doang.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/106/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/106/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/106/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/106/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/106/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=106&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/20/periksa-vagina-yuk/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kemon, Make Funny and Money</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/15/kemon-make-funny-and-money/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/15/kemon-make-funny-and-money/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 03:53:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<category><![CDATA[anak]]></category>

		<category><![CDATA[pendidikan sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/06/poster_revisi-blog.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-103" src="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/06/poster_revisi-blog.jpg?w=500&h=707" alt="" width="500" height="707" /></a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/104/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/104/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=104&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/06/15/kemon-make-funny-and-money/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/06/poster_revisi-blog.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Blog Edan</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/31/blog-edan/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/31/blog-edan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 21:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[media]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Maaf,
Saya Terlalu Sibuk Saat Ini.
Blogwalking.
Edan.
Kekuatan Pikir Orang Emang Luar Biasa.
Dan itu,
Hanya di Blog.
Ingat ya,
BLOG.
Bukan di Koran
Bukan di Majalah
Bukan News Online
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Maaf,<br />
Saya Terlalu Sibuk Saat Ini.<br />
Blogwalking.<br />
Edan.<br />
Kekuatan Pikir Orang Emang Luar Biasa.<br />
Dan itu,<br />
Hanya di Blog.<br />
Ingat ya,<br />
BLOG.<br />
Bukan di Koran<br />
Bukan di Majalah<br />
Bukan News Online</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=92&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/31/blog-edan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bani&#8217;s Patron</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/20/banis-patron/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/20/banis-patron/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 07:43:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[bani nawalapatra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Bani, bayi 20 bulan ini sudah cakap mengatakan ayah&#8230;bunda&#8230; Kalo bunda masih belepotan. &#8220;Nda, nda..&#8221;
Sisa kalimat lainnya yang panjang-panjang itu, buat saya, sangat sulit diterjemahkan. Sori menyori, Bani my dear.
Yang bikin kalap adalah patron Bani. Ayah menyapu, bani ikut merebut sapu. Ayah nungging, bani jumpalitan. Ayah mencet tombol power komputer, Bani mencet sepuluh kali. Pyet&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bani, bayi 20 bulan ini sudah cakap mengatakan ayah&#8230;bunda&#8230; Kalo bunda masih belepotan. &#8220;Nda, nda..&#8221;</p>
<p>Sisa kalimat lainnya yang panjang-panjang itu, buat saya, sangat sulit diterjemahkan. Sori menyori, Bani my dear.</p>
<p>Yang bikin kalap adalah patron Bani. Ayah menyapu, bani ikut merebut sapu. Ayah nungging, bani jumpalitan. Ayah mencet tombol power komputer, Bani mencet sepuluh kali. Pyet&#8230; komputer hang and pingsan, gak bangun-bangun. Ayah ngorok, Bani sami mawon manut.</p>
<p><a href="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/05/bani-blog2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-91" src="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/05/bani-blog2.jpg?w=300&h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Ayah, behave&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/88/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/88/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=88&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/20/banis-patron/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/05/bani-blog2.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>UU ITE Mencoba Kembali Mengekang Kebebasan Informasi dan Berekspresi</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/11/uu-ite-mencoba-kembali-mengekang-kebebasan-informasi-dan-berekspresi/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/11/uu-ite-mencoba-kembali-mengekang-kebebasan-informasi-dan-berekspresi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 15:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Tulisan]]></category>

		<category><![CDATA[bali blogger community]]></category>

		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Mahkamah Konstitusi telah menghapus pasal-pasal ancaman pidana bagi pencemaran nama baik dalam KUHP yang termasuk pasal karet karena kerap digunakan penguasa untuk memenjarakan pengkritiknya. Namun kini, Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang baru-baru ini disahkan malah berisi pasal-pasal terkait pencemaran nama baik dan penghinaan yang sangat membingungkan itu.
Isi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mahkamah Konstitusi telah menghapus pasal-pasal ancaman pidana bagi pencemaran nama baik dalam KUHP yang termasuk pasal karet karena kerap digunakan penguasa untuk memenjarakan pengkritiknya. Namun kini, Undang-undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang baru-baru ini disahkan malah berisi pasal-pasal terkait pencemaran nama baik dan penghinaan yang sangat membingungkan itu.</p>
<p>Isi UU ITE terkait ini mengancam semua pengguna dan penyedia informasi seperti pembaca, pembuat blog/web, pers, dan lainnya. Tak hanya itu, di DPR juga telah ada rancangan undang-undang Tindak Pidana Bidang Teknologi Informasi. Melihat judulnya, sangat jelas tujuan undang-undang ini.</p>
<p>Demikian rangkuman diskusi yang dilaksanakan Bali Blogger Community (BBC) di D’Palensa Cafe, Renon, Denpasar, Minggu (11/5). Diskusi interaktif ini menghadirkan pembicara I Ketut Jack Mudastra (Kabid Sistem Informasi Manajeman Badan Informasi dan Telematika Daerah (BITD) Bali, I Putu Hendra Brawijaya (Professional Web Desaigner, anggota BBC), dan Wayan “Gendo” Suardana (Ketua Persatuan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Bali.<span id="more-87"></span></p>
<p>Sejumlah pasal karet yang mengancam kebebasan informasi dan berkespresi itu misalnya di Pasal 27 ayat (1), Pasal 27 ayat (3), Pasal 28 ayat (2), dan Pasal 31 ayat (3). “Semua pasal ini cenderung melanggar hak asasi manusia,” kata Wayan Suardana alias Gendo yang dipenjara enam bulan karena pasal karet KUHP soal penghinaan pada kasus pembakaran gambar presiden.</p>
<p>Pasal 27 misalnya soal ancaman bagi pencemaran nama baik dan penghinaan, pasal 28 tentang penyebaran kebencian, dan pasal 31 soal kemungkinan penyadapan informasi. Kenapa dianggap mengekang kebebasan informasi dan berekspresi? Karena berdasarkan pengalaman KUHP sebelumnya pasal-pasal seperti ini berhasil memenjarakan banyak suara-suara kritis soal persoalan bangsa, pihak berkuasa, korporasi, dan lainnya. Nah, blogger khususnya kerap memuat tulisan atau conten di blog atau webnya soal personal, kritik pribadi, dan lainnya yang terancam pasal karet.</p>
<p>Bagi media atau pers, ancamannya, seperti diuraikan Gendo diantaranya tidak ada jaminan aparat penegak hukum tidak menggunakannya pada pers, kalau jaksa, polisi, hakim belum memandang UU Pers No 40 tahun 1999 sebagai lex spesialis. Berbagai kasus penghinaan nama baik, fitnah dan sejenisnya selalu menjerat komunitas pers dan di antaranya harus mendekam dalam penjara, dikarenakan aparat penegak hukum/penyidik tidak menggunakan UU Pers.</p>
<p>Pasal 27 dan 28 UU ITE berpotensi mengebiri pers karena berita pers dalam wujud informasi elektronik (di internet), terkait dengan kasus-kasus korupsi, manipulasi dan sengketa, dapat dinilai sebagai penyebaran pencemaran atau kebencian.</p>
<p>Ketut Jack dari BITD Bali mengatakan baru mengetahui begitu banyak ancaman bagi pengguna dan penydia informasi yang tercantum dalam UU ITE ini. “Kami akan membantu memfasilitasi jika ingin mendorong perubahan UU ini,” katanya.</p>
<p>Berbagai gerakan dapat mendorong perubahan UU ini seperti judicial review ke Mahkamah Konstitusi, seperti yang dilakukan Dewan Pers atau class action dari kelompok masyarakat. Sejumlah aliansi lembaga dan komunitas telah memulai dengan membuat pernyataan sikap penolakan isi UU ITE yang mengancam kebebasan informasi.</p>
<p>Jika dibaca sepintas tanpa menelaah lebih dalam, UU ITE ini memang terkesan hanya sebagai juru selamat bagi keamanan transaksi elektronik atau pornografi di internet, seperti yang selama ini banyak diberitakan media. “UU ini telah jauh melenceng dari misi awalnya yang hendak melindungi perdagangan dan transaksi elektronik. UU ITE malah melangkah jauh dengan mencampuri hak-hak sipil yang merupakan bagian dari kebebasan dasar yang harus dapat dinikmati oleh setiap orang yaitu kemerdekaan berpendapat yang dilindungi UU 1945 dan piagam PBB soal HAM,” papar Gendo.</p>
<p>Sementara dalam perkembangan hukum internasional, sedikitnya 50 negara sudah mengalihkan masalah kabar bohong, penghinaan, pencemaran dari hukum pidana menjadi hukum perdata.</p>
<p>Upaya pemerintah untuk menjamin keamanan transaksi elektronik melalui UU ITE ini patut diapresiasi. Tapi mata dan pikiran juga tetap siaga pada isi peraturan yang melanggar hak asasi manusia mendapatkan informasi yang berkualitas dan kritis.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=87&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/11/uu-ite-mencoba-kembali-mengekang-kebebasan-informasi-dan-berekspresi/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebangkitan Pers Nasional?</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/07/kebangkitan-pers-nasional/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/07/kebangkitan-pers-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 05:59:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[jurnalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Isoul, jurnalis kartun ini tiba-tiba ngucapin selamet hari pers di milis alumni akademika.
Selamat Hari Pers, ya,&#8221; gitu ucapannya.

Emang skarang Hari Pers ya? Whatever lah, yang penting ngartun. Perlu kredit kartunnya gak? Hehe.. dijelasin aja dikit ya. Yang nutupin mata, mulut si X bertopi PERS itu amplop. Semoga amplop kosong ya, biar si pers ketipu. hehe..
Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Isoul, jurnalis kartun ini tiba-tiba ngucapin selamet hari pers di milis alumni akademika.</p>
<blockquote><p>Selamat Hari Pers, ya,&#8221; gitu ucapannya.</p>
<p><a href="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/05/pers-isoul.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-84" src="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/05/pers-isoul.gif?w=282&h=300" alt="" width="282" height="300" /></a></p></blockquote>
<p>Emang skarang Hari Pers ya? Whatever lah, yang penting ngartun. Perlu kredit kartunnya gak? Hehe.. dijelasin aja dikit ya. Yang nutupin mata, mulut si X bertopi PERS itu amplop. Semoga amplop kosong ya, biar si pers ketipu. hehe..<span id="more-83"></span></p>
<p>Di Kode Etik Jurnalistik, emang ada pasal soal jurnalis tidak boleh menerima suap dalam bentuk apapun. Tapi ini juga masih sampai kini diperdebatkan. Kalau isi amplopnya di bawah 100 ribu, boleh diterima ga? hehe&#8230; Emang lucu. Inilah faktanya. Sejumlah jurnalis masih diupah kurang layak, dan bahkan ada pimpinan redaksinya yang menyarankan menerima amplop karena karyawannya digaji rendah.</p>
<p>Trus, untuk para humas atau pimpinan instansi yang mau bikin konferensi pers, lebih baik gak usah menyisipkan amplop pada wartawan. Berikan saja informasi selengkapnya. Kalau mau ngasi kenang-kenangan kasi pulpen ato bloknote ajah kali yee..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/83/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/83/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=83&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/05/07/kebangkitan-pers-nasional/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lodegen.files.wordpress.com/2008/05/pers-isoul.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ini Awal yang Baik untuk Kami. Need Help&#8230;</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/04/29/ini-awal-yang-baik-untuk-kami-need-help/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/04/29/ini-awal-yang-baik-untuk-kami-need-help/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 06:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[dear semuanya,
mahap menggemberikan kabar gembira ini dengan suka cita. maklum, wong ndeso NakNik Community ini bisa juara blogging tentang lingkungan.
Dari pinggiran daerah miskin subak dalem yang kotor, bantu kami untuk bisa bikin daerah kami lebih bersih ya. mmuahhhhhh.. &#8230;..
kami tunggu bantuan dan dukungan om/tante dimana pun jika ingin bekerja sama dengan NakNik untuk membuat deplot [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>dear semuanya,</p>
<p>mahap menggemberikan kabar gembira ini dengan suka cita. maklum, wong ndeso NakNik Community ini bisa juara blogging tentang lingkungan.</p>
<p>Dari pinggiran daerah miskin subak dalem yang kotor, bantu kami untuk bisa bikin daerah kami lebih bersih ya. mmuahhhhhh.. &#8230;..</p>
<p>kami tunggu bantuan dan dukungan om/tante dimana pun jika ingin bekerja sama dengan NakNik untuk membuat deplot pengolahan sampah (kita masih mau advokasi ke banjar), pembuatan tong sampah lucu (oya, duit hadiah maunya untuk bikin tong sampah lucu, ada yang punya ide?), hadiah barang daur ulang untuk anggota NakNik (ada yang tau toko yang oke dan murah? maklum NakNik jumlahnya sekitar 25 orang), dll ada ide lain?</p>
<p>sungguh kami tunggu kerja sama dari semua yang mau bantu kita biar pinggiran denpasar ini bisa lebih hijau, sungai bersih, dll. hehe</p>
<p>kontak kami di sini ya:<br />
1. risma (081 337803169)<br />
2. mbok luhde (o81 23986124) atau<br />
blog kami di:<br />
<a rel="nofollow" href="http://naknik.wordpress.com/" target="_blank">http://naknik. wordpress. com/</a></p>
<p>terima kasih banyak yang sudah berbagi dengan NakNik untuk lingkungan: PPLH Bali, tante mercya, dan lainnya.</p>
<p>Lihat pengumuman pemenangnya disini ya: <a rel="nofollow" href="http://blog.supporterwwf.org/" target="_blank">http://blog. supporterwwf. org/</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
NakNik adalah kelompok anak-anak di Gang V Jl. Subak Dalem Denpasar. Kami bermain dan bersenang-senang sambil belajar hal baru. Subak Dalem adalah daerah pinggiran denpasar yang saat ini kondisinya kotor, tidak ada pengelolaan sampah, anak-anaknya buanyakkkkk. Kami butuh banyak bantuan atau kerja sama untuk meningkatkan diri untuk anak-anak dan orang dewasa di sini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=82&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/04/29/ini-awal-yang-baik-untuk-kami-need-help/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kompor Gas Bledug Pala Puyeng</title>
		<link>http://lodegen.wordpress.com/2008/04/24/kompor-gas-bledug-pala-puyeng/</link>
		<comments>http://lodegen.wordpress.com/2008/04/24/kompor-gas-bledug-pala-puyeng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 03:10:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[konversi minyak tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lodegen.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[SUatu hari di suatu bale banjar. Sekitar 200 warga banjar sudah berkumpul. Bale banjar itu penuh sesak oleh pria, wanita, dan anak-anak. Mereka sumringah karena akan mengisi formulir calon penerima kompor gas gratis. Program konversi minyak tanah ke gas itu lo&#8230;
Nah, semua warga udah dikasi formulir kuesioner dari Pertamina dan PT. Pos Indonesia (logo yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>SUatu hari di suatu bale banjar. Sekitar 200 warga banjar sudah berkumpul. Bale banjar itu penuh sesak oleh pria, wanita, dan anak-anak. Mereka sumringah karena akan mengisi formulir calon penerima kompor gas gratis. Program konversi minyak tanah ke gas itu lo&#8230;</p>
<p>Nah, semua warga udah dikasi formulir kuesioner dari Pertamina dan PT. Pos Indonesia (logo yang tertera di kop surat). Satu lagi yang dikasi adalah kartu pengambilan gas warna biru. Tiba akhirnya saat pak kelihan banjar memberi instruksi cara pengisian kuesioner. Oya, sebelumnya dia berkali-kali wanti-wanti warga untuk jangan ngisi sendiri, pasti salah deh.</p>
<p>Padahal pertanyaannya di formulir itu kayanya gak ada masalah, kita bisa ngisi ndiri lah. Ternyata jawabannya adalah:</p>
<p>1. Bahan bakar untuk memasak yang digunakan? Instruksi pak instruktor di banjar adalah: coret pilihan minyak tanah/kayu bakar semuanya ya. Kalau nyoret gas otomatis gak dapat kompor gas<br />
2. Tingkat pengeluaran sehari-hari/bulan? Instruksi: jangan coret yang &gt;1,5 juta. Ntar ketahuan gak miskinnya<br />
3. Hasil survey? Instruksi: coret &#8220;layak diberikan&#8221;<span id="more-81"></span></p>
<p>Di bawahnya ada kolom &#8220;petugas survey&#8221; dan &#8220;responden&#8221;. Aha.. ternyata kita ngisi kuesioner yang harusnya ditulis petugas survey. Responden mensurvei dirinya sendiri biar semuanya (Kaya-miskin-ganteng-jelek-rumah gubuk-gedung) ntar dapat kompor gas.</p>
<p>Nah, Indonesia ternyata benar negeri kaya raya. Program konversi minyak tanah ini di atas kertas kan diperuntukkan bagi warga yang memang belum pernah pake gas. Eh, pertamina kok tumben dermawan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lodegen.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lodegen.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lodegen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lodegen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lodegen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lodegen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lodegen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lodegen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lodegen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lodegen.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lodegen.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lodegen.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lodegen.wordpress.com&blog=1773968&post=81&subd=lodegen&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lodegen.wordpress.com/2008/04/24/kompor-gas-bledug-pala-puyeng/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/lodegen-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lodegen</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>