kamarkecil

Posts Tagged ‘Naknik

Kamis dan Jumat ini adalah hari yang cukup bersejatah bagi NakNik, komunitas anak-anak di gang kami. Untuk pertama kalinya, NakNik ketiban durian runtuh, dapet sumbangan buku 7 dus. Weleh… weleh… buanyak banget. Ada buku pelajaran SD, SMP, komik, majalah anak, remaja, dan lainnya.

Yang tergopoh-gopoh bawa ke rumah, markasnya Naknik di SUbak Dalem ini adalah Eka Dharmartha, dibantu Lindia Palupi dari The Youth Corner Bali. Baca entri selengkapnya »

Lokasi: sisa sawah di kawasan Subak Dalem, Peguyangan, Denpasar Utara
Waktu: Minggu, 30 Juli 2008 pukul 8an pagi

More photo, just click di sini.

Tag:

Bagi NakNik dan penghuni Gang V Jalan Subak Dalem, Minggu (3/2) kemarin boleh jadi salah satu minggu yang riang. Untuk pertama kalinya NakNik Community berinteraksi dengan komunitas lain dan untuk pertama kalinya semua ibu2 di gang V ini berkumpul.

Tumben, anggota NakNik berkumpul semua, sekitar 20-an anak. Dari umur 3-14 tahun. Sejak Sabtu mereka menyiapkan pementasan teater berjudul “Puteri Mencari Pemulung” untuk dipentaskan pada Minggu itu, di depan Gusman dan Bli Tut Nartha dari Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali. Mereka berbaik hati datang berbagi informasi soal pengolahan sampah.

Sementara sebanyak 20 ibu-ibu tumpah ruah di rumahku untuk arisan pertama. Kegiatannya sih biasa, tapi ini jadi awal yang merekatkan kekerabatan di Gang V ini. Arisan ini akhirnya terwujud, setelah sekian lama dipending, dengan alasan ibu-ibu belum termotivasi untuk ikutan arisan.

Arisan perdana ini jadi, juga karena agenda NakNik yang mengundang PPLH Bali. Kegairahan anak-anak inilah yang menumbuhkan semangat bagi ibu-ibu mereka.

Saya seperti melihat miniatur banjar atau komunitas desa. Terbukti, jika masyarakat (sebodoh-bodohnya mereka) sesungguhnya akan bergerak jika disuntik sedikit saja. Di tengah-tengah kebodohan dan kesejahteraan itu, yang juga penting adalah dorongan untuk bangkit. Barangkali karena hal inilah para EQ trainer begitu laris… Baca entri selengkapnya »

Soal resolusi bikin tong sampah di gang rumah itu aku lempar ke NakNik Community, komunitas anak-anak gang rumah. Aku tanya, kira-kira kalau ada dua tong sampah, mau gak ya orang buang sampah kesana? Memilah sampah dulu?

Anak-anak (yang paling kecil TK, yang paling gede klas III SMP) kompak jawab, “Haha….” Sialan, mereka malah ngetawain. Yah, begitulah adanya jawaban yang jujur dari anak-anak, wajah dari ortu2 mereka dan saya, ortunya bani (orang dewasa yang gak pinter2 juga…)

Baiklah, merujuk tanggapan yang membuatku menahan rencana buat tong sampah itu, ini ada resolusi baru. Bagaimana kalau kita lihat caranya orang menghasilkan duit dari sampah? Nah, soal ini beberapa anak2 NakNik langsung tanggap. “Ya ya, Mbok Luhde, siapa tahu bisa dapet duit” Nah, kalau doku manjur…

Baca entri selengkapnya »


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

Jepret!

gajah rider

beauty shemale

master massage

master&mister

thai dancer2

budha

condom factory

Odith Sawasdee

Suhu kondom DKT Indonesia di Cabbages&Condoms

Wat Pho

More Photos

slide

September 2014
S S R K J S M
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

RSS Bale Bengong

  • Memasarkan Beras Organik jadi Lebih Asyik
    Mereka memadukan keresahan petani dengan keinginan konsumen. Tiap pelanggan melakukan indent atau menyetorkan uang 10 persen pembelian dahulu ke kelompok petani Subak Ganggangan, di Desa Pagi, Tabanan. Pengembang konsep pemasaran unik ini adalah Tabanan Lovers (Talov), komunitas warga Tabanan pengguna Facebook. Komunitas ini mencoba mendorong pertanian organ […]
  • UWRF 2014: Sejumlah Nama, Tema, dan Agenda
    Untuk pertama kalinya, teater Ontosoroh akan ditampilkan di Indonesia. Interpretasi terhadap Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, ini akan mengisi Ubud Writers & Readers Festival 2014 Oktober nanti. Sejumlah nama besar juga akan mengisi UWRF 2014. Misalnya Nadya Hutagalung, Azyumardi Azra, Goenawan Mohamad, dan Sacha Stevenson. Namun, dengan sangat […]
  • Terobosan Baru untuk Berantas Korupsi
      “Kita bisa bantu KPK dengan citizen journalism” – Dewi Laila Sari. Pukul 15.00 registrasi peserta sudah dibuka. Beruntungnya, 25 peserta pertama yang datang bisa mendapatkan kaos gratis. Inilah Movie Day Sabtu lalu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggagas acara ini sebagai rangkaian ajang Anti-Corruption Film Festival  (ACFFest) 2014. Movie Day dibuka […]
  • Dampak Reklamasi Sejumlah Tempat di Bali
    Isu reklamasi di Teluk Benoa masih saja riuh. Tak hanya di media lokal tapi juga media sosial. Pemerintah dan investor masih ngoto mau mereklamasi. Padahal warga Bali sudah menolaknya dengan beragam alasan. Cerita singkatnya kurang lebih begini. Ada teluk cantik dan seksi di antara segi tiga emas pariwisata Bali yaitu Sanur, Kuta, dan Nusa Dua....
  • Nusa Penida, Bagian Bali yang (Nyaris) Terlupakan
    Sebutlah nama Bali, maka sebagian besar orang langsung ingat gemerlap pariwisata. Bali punya banyak tempat mempesona. Tiga nama paling populer pasti Kuta, Ubud, dan Nusa Dua. Ketiganya bisa mewakili Bali. Kuta untuk anak-anak muda yang suka pantai dan pesta dengan dana hemat. Ubud mewakili kelompok yang sudah selesai dengan urusan duniawi dan ingin menikmati […]

Blog Stats

  • 88,731 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.