kamarkecil

Dari Tong Sampah ke Sulap Sampah

Posted on: Januari 9, 2008

Soal resolusi bikin tong sampah di gang rumah itu aku lempar ke NakNik Community, komunitas anak-anak gang rumah. Aku tanya, kira-kira kalau ada dua tong sampah, mau gak ya orang buang sampah kesana? Memilah sampah dulu?

Anak-anak (yang paling kecil TK, yang paling gede klas III SMP) kompak jawab, “Haha….” Sialan, mereka malah ngetawain. Yah, begitulah adanya jawaban yang jujur dari anak-anak, wajah dari ortu2 mereka dan saya, ortunya bani (orang dewasa yang gak pinter2 juga…)

Baiklah, merujuk tanggapan yang membuatku menahan rencana buat tong sampah itu, ini ada resolusi baru. Bagaimana kalau kita lihat caranya orang menghasilkan duit dari sampah? Nah, soal ini beberapa anak2 NakNik langsung tanggap. “Ya ya, Mbok Luhde, siapa tahu bisa dapet duit” Nah, kalau doku manjur…

Aku dari dulu pingin lihat demonstrasi sampah (disulap jadi duit? Mau banget??? hehe) gimana cara bikin kompos, presentasi bikin deplot pengolahan sampah mandiri, dll. Karena cukup sudah kepasrahanku melihat sampah2 dibiarkan menggunung tak berdaya (silakan baca artikelku soal sampah disini ya) di TPA Suwung. Kalau pun kita memilah sampah, terus diangkut truk DKP, ya, jatuhnya ke kolam sampah TPA Suwung yang sudah jadi gunung baru itu.

Bagaimana kalau kita buat kompetisi membuat nama gunung sampah baru itu ya? Kan, ini bisa jadi ekowisata baru, trus kita buka lowongan untuk penjaga gunung yang mengawasi kalau ada pendaki yang tersesat atau terbenam di jurang gunung sampah. Bener lho, ekowisata sampah ini bisa menambah pundi2 kas APBD Kota Denpasar.

Balik ke rencana mendatangkan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali itu ke gang rumah Subak dalem. Akhirnya NakNik membuat surat permohonan untuk mengajari sulap sampah itu. Ini petikan suratnya:

Komunitas NakNik
Gang V Jalan Subak Dalem, Denpasar Utara
===========================================
Kepada
Yth. Kakak di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali
di-
Tempat

Yang terhormat kakak yang akan melatih kami,

Kami mengundang kakak untuk melatih kami memanfaatkan sampah organik dan non organik untuk dapat di daur ulang/dikelola. Supaya bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat.

Karena di lingkungan kami masyarakat tidak ada yang peduli dengan sampah. Orang buang sampah ke sungai, samping got, jalanan, dan belakang rumah.

Dengan ini kami mohon kedatangan kakak untuk dapat meluangkan waktunya melatih kami di sini, Gang V Jl. Subak Dalem. Kami harapkan bisa datang Hari Minggu. Tolong kontak kami untuk berkoordinasi dengan pengasuh NakNik, Luh De Suriyani: 081 23986124. Kami tunggu kabar secepatnya. Terima kasih atas bantuan kakak.

Hormat kami,
Koordinator NakNik Bulan Januari-Maret 2008

(I Gede Santika)
—————————————————————————–
NakNik adalah komunitas anak dan remaja di Gang V Jl. Subak Dalem. Kami berkumpul untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan kami, misalnya buat koran dinding, lomba-lomba, pentas seni, dll.

Iklan

1 Response to "Dari Tong Sampah ke Sulap Sampah"

Akhirnya jumpa juga di Kopdar. Salam kenal ya. Hixxixixixixi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

RSS Bale Bengong

  • Sudah Efektifkah Perlindungan terhadap Daily Worker di Bali?
    Bali Top Jobs, grup di Facebook, kini memiliki 25.664 anggota. Awalnya, grup ini dibuat hanya untuk memberikan informasi lowongan pekerjaan khususnya industri pariwisata Bali. Saat ini, grup ini sudah membantu banyak perusahaan untuk menemukan kandidat ideal dan telah memudahkan pencari kerja untuk menemukan pekerjaan impian mereka. Sejak saya ditunjuk menja […]
  • Momok itu Ternyata Berupa Baju Kaos BTR
      Kaos Bali Tolak Reklamasi (BTR) kembali jadi korban. Kali ini pelarangan kaos BTR terjadi di Youth Festival Gianyar akhir pekan lalu. Akibat pelarangan tersebut Youth Festival bahkan dibatalkan pada hari kedua dan ketiga dari rencana semula tiga hari. Pelarangan ini semakin memperkuat anggapan bahwa sebuah atribut (simbul) bisa menjadi […] The post Momok i […]
  • Pertanyaannya, Gianyar Kota Pusaka untuk Siapa?
    Kabupaten Gianyar terpilih menjadi anggota Organisasi Kota Pusaka Dunia. Keputusan Gianyar sebagai anggota Organization of World Heritage Cities (OWHC) ini menambah panjang kota di Indonesia yang sudah masuk OWHC lebih dulu, Surakarta (Jawa Tengah) dan Denpasar (Bali). Namun, selain mendatangkan harapan, dia juga melahirkan sejumlah pertanyaan. Pertama sisi […]
  • Bali Turut Meriahkan Festival Pariwisata di Perancis
    Bali hadir di festival pariwisata melalui tari dan presentasi. Tari Panyembrama memeriahkan pembukaan ”Festival International du Tourisme” (Festival Pariwisata Internasional) di kota Angers, Perancis pada Jumat (16/6).Selain tarian Bali, juga ditampilkan tari Jawa, keduanya menambah suasana Indonesia dari Festival Pariwisata Internasional. Duta Besar (Dubes) […]
  • Ketimbang Ngemis Bali, Ulang Tahun dan Berbagi THR
      Komunitas ini merayakan ulang tahun dengan sederhana. Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) merayakan ulang tahun keduanya secara sederhana pada Kamis (16/6) di The Night Market and Coworking Denpasar. Besoknya, mereka juga membagi nasi kotak dan tunjangan hari raya. Berbagai komunitas hadir pada syukuran hari jadi KNB termasuk Parkour Bali, […] The post K […]

Blog Stats

  • 123,452 hits
%d blogger menyukai ini: