kamarkecil

Archive for April 1st, 2008

jangan-baca-1.jpg

Gerakan ini didedikasikan untuk pembaca surat kabar yang telah dibodohi karena membaca tulisan pesanan. Perhatikan tiap berita yang mencoba memanipulasi pembaca dengan menyertakan tanda bintang (*) di akhir artikel.

Makin banyak media yang berani menurunkan berita pesanan (yang bisa dibeli) tanpa memberi tanda bahwa itu advetorial atau berita iklan. Bahkan, berita itu tidak biberi garis api-tanda tegas untuk membedakan iklan dan berita.

Tragisnya lagi, berita tanda bintang makin merajalela, tak lagi malu-malu. Berita iklan kini di halaman depan alias headline!

Maka dari iru, demi manusia yang makin tengik, bumi yang makin terbakar dengan gombal dan narsis yang tak beradab, sudahilah membaca artikel tanda bintang. Kalau perlu, jangan beli korannya.


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

Jepret!

gajah rider

beauty shemale

master massage

master&mister

thai dancer2

budha

condom factory

Odith Sawasdee

Suhu kondom DKT Indonesia di Cabbages&Condoms

Wat Pho

More Photos

slide

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RSS Bale Bengong

  • Dulu Orang Tenganan Tak Boleh Berdagang
    Masuk Desa Tenganan Pegringsingan seperti diajak menikmati Bali tempo dulu. Salah satu desa tua di Bali ini masih menyimpan unsur-unsur kekunaan kuat. Situs tinggalan sejarah, tradisi, sistem kemasyarakatan masih bertahan hingga sekarang. Seiring berjalannya waktu, Desa Tenganan Pegringsingan juga tak lepas dari perubahan. Salah satu perubahannya adalah perk […]
  • Tenganan Pegringsingan dalam Dua Perspektif
    Bentara Budaya Bali kembali menggelar diskusi dan pemutaran film.  Tema kali ini Bioantropologi: Tenganan Pegringsingan Dalam Dua Perspektif. Program seri ketigabelas ini akan diselenggarakan pada Jumat di Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No. 88A, Ketewel, Gianyar pukul 19.00 WITA. Menurut Vanesa Martida, koordinator program Bali Tempo Doeloe, diskusi kali ini […]
  • Sanur untuk Bali Turut Tolak Reklamasi
    Gerakan Bali Tolak Reklamasi tidak hanya diikuti sebagian kalangan. Ini terbukti dari banyaknya masyarakat yang mendukung gerakan ini untuk turun ke jalan. Mereka bergabung parade budaya  menolak pembuatan pulau buatan di Teluk Benoa. Memang dari yang saya perhatikan pendukung gerakan Bali Tolak Reklamasi kebanyakan dari Outsider & Lady Rose yang merupak […]
  • Ogoh-Ogoh: Spiritualitas, Kreativitas, dan Komoditas
    Tidak ada Nyepi tanpa Ogoh-ogoh di Bali.  Begitu pada Jumat pekan lalu, sehari menjelang Nyepi. Seluruh penjuru Bali diwarnai ogoh-ogoh. Patung dengan aneka wujud ini diarak di berbagai perempatan. Namun, ogoh-ogoh sebenarnya tradisi baru di Bali. “Ogoh-ogoh itu tidak diatur dalam ajaran Hindu. Tidak ada di dalam Kitab Weda. Jadi bisa disebut itu hanyalah tr […]
  • Setengah Abad Kenikmatan Belayag Mek Sambru
    Mek Sambru baru menata meja. Namun, lima pembeli sudah antre.  Pukul 3 sore Wita. Mek Sambru baru saja tiba di emperan toko. Lokasi warungnya di Jalan Gajah Mada, Kota Amlapura, Karangasem. Wajahnya masih segar, tanda usai mandi. Bedak putih dan gincu dipulas di wajah dan bibirnya yang keriput. “Nama asli saya Made Resti, nama jeleknya Sambru,”...

Blog Stats

  • 98,940 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.