kamarkecil

“Jangan Baca Berita Tanda Bintang”

Posted on: April 1, 2008

jangan-baca-1.jpg

Gerakan ini didedikasikan untuk pembaca surat kabar yang telah dibodohi karena membaca tulisan pesanan. Perhatikan tiap berita yang mencoba memanipulasi pembaca dengan menyertakan tanda bintang (*) di akhir artikel.

Makin banyak media yang berani menurunkan berita pesanan (yang bisa dibeli) tanpa memberi tanda bahwa itu advetorial atau berita iklan. Bahkan, berita itu tidak biberi garis api-tanda tegas untuk membedakan iklan dan berita.

Tragisnya lagi, berita tanda bintang makin merajalela, tak lagi malu-malu. Berita iklan kini di halaman depan alias headline!

Maka dari iru, demi manusia yang makin tengik, bumi yang makin terbakar dengan gombal dan narsis yang tak beradab, sudahilah membaca artikel tanda bintang. Kalau perlu, jangan beli korannya.

Iklan

24 Tanggapan to "“Jangan Baca Berita Tanda Bintang”"

wakakakaka…saya bukan manusia tengik lho 😛

*thx dah mampir diblogku..jangan bosan ya 😉

salam

benar..
biasanya keterangan tanda bintang itu ditulis kecil-kecil.
menggiring opini kita untuk langsung percaya dengan bahasa iklan mereka..

salam,..

Setuju……
Aku pasang di blogku ya!!!
Biar kampanyenya makin gencar.

klo bacanya online, ga kelihatan dong bintangnya. duh

keliatan kok bli tanda bintang ne hehehehe …

@men bani: jangan galak – galak mbok hehehehe …

salah satu bentuk kampanye yang terselubung..

ayo, bu. kita hajar terus.. 😀

@ devari: di online tetep keliatan bintangnya kok. tp msh mendinglah kalo online. kan tdk perlu beli korannya. 😀

saya suka beli koran baca lowongan kerjaannya..
tapi nggak pernah liat tanda bintangnya bu bani..

tapi saya akan mendukung ini..
MERDEKA.!!!

to febra, tehaha, devari, budarsa, yanuar, anton, dipoetraz, winyo, dek didi:
jangan lupa tolong sebarkan kampanye ini ya. copy bannernya dong. soalnya belum ada yang berani protes sama media yang makin gila mata duitannya. kasian pembaca yang gak tahu arti tanda bintang itu. suksma.

[…] yang jelas berita ini tanpa (*), seperti yang harus kita hindari membacanya seperti tertulis disini dan […]

[…] Tulisan ini meneruskan dan ikut mendukung kampanye pembodohan masyarakat pembaca oleh berita iklan. Dikutip dari : https://lodegen.wordpress.com/2008/04/01/jangan-baca-berita-tanda-bintang/ […]

Saya malah sudah sejak lama tidak baca koran BP. Beritanya membosankan dan banyak berita seremonial.

paid review kali yah? 😀

blog saya ga ada tanda bintangnya kok…
coba aja lihat di Baliage…
semua bebas bintang..wuekekekekek. 😆

by the way,on the way,bus way…
gimana kalo Pan Bani dapat pesanan berita mbok..??isi bintangnya ga…??

blogdokter: tidak hanya BP, nyaris semua media di bali mulai banyak tanda bintangnya. memang yang laris BP group.

ghozan: iyah

ady gondronk: ***** perlu dicek juga

saya tidak ada pilihan lain mbok selain membaca balipost. ada saran lain untuk dibaca yang membahas perkembangan bali ga mbok? tapi yang benar – benar objektif. balipost agak – agak -tiiittttt- (sensor) beritane mbok …

hmmm kurang mengerti dgn kode etik jurnalistik, di zaman sekarang semua nya dijadikan lahan sumber duit dan promosi, karna itu adalah cara jitu untuk bisa meraih keuntungan dan bonefit.

tulisan bagus. thanks..

[…] beredar tanda-tanda bintang di koran-koran. Tanda bintang apakah itu? Coba deh baca di blognya ibu dan ayah […]

wah keras banget nih bro… sejujurnya sih wajar aja kalo koran masang berita iklan, kan mereka juga butuh pendanaan… kalo gak ada iklan ya gak ada koran juga…

wah maksud saya bukan bro… but sis 😀

setuju !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RSS Bale Bengong

  • Mari Merayakan Nyepi di Google
    Mari merayakan dan memaknai Nyepi di Google, rumah bagi banyak orang, rumah kita yang baru. Google adalah ranah di mana segala narasi hidup kontemporer kita muarakan, tempat segala ketidaktahukan kita tanyakan, kita kembalikan, kita awalkan. Mesti diakui, Google telah bergerak menjadi “kawitan” baru bagi kita. Mari kita mulai merayakan dan memaknai Nyepi di […]
  • Switch Off 2017 Ajak Warga Bali Hemat Energi
    Komunitas Earth Hour mengadakan kembali Kampanye Switch Off.  Kegiatan tahunan ini dipusatkan di Lippo Mall Kuta Jalan Kartika Plaza, Kuta, Kabupaten Badung pada Sabtu (25/3) 2017. Switch Off merupakan kegiatan mematikan lampu selama satu jam. Waktunya dari pukul 20.30 WITA hingga 21.30 WITA. Kegiatan Swich Off serentak dilakukan di 35 Kota di Indonesia dan […]
  • Sambut Nyepi, Supersoda Rilis Lagu “Sunyi Senyap”
    Banyak cara menyambut hari raya Nyepi. Band asal Jimbaran Bali, Supersoda meluncurkan lagu berjudul “Sunyi Senyap”. Ini adalah peluncuran pertama selama tiga tahun, semenjak single “Kenari” memperoleh respon yang cukup baik di soundcloud (22,8K hits). Terinspirasi oleh film “The Secret Life of Walter Mitty”, ini adalah lagu ringan mengenai refleksi diri, seb […]
  • Danau Buyan Meluap, Petani Rugi Ratusan Juta
    Tak ada lagi tanaman stroberi di kebun Gede Sudarsana. Lahan seluas 3 hektar di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali itu kini terendam air. Sejak sekitar sebulan lalu, lahan ratusan petani di tepi Danau Buyan itu pun tak lagi berfungsi, seperti halnya Gede. Kebun itu kini lebih serupa rawa-rawa. Tidak ada lagi satu pun... The post Dan […]
  • Inilah Panduan Melihat Lumba-lumba di Lovina
    Puluhan jukung memecah kesunyian pagi di Pantai Lovina di bagian utara Bali. Mereka mulai dari sejumlah titik penjemputan turis. Titik-titik lumba-lumba mulai mencari makan dan muncul di permukaan perairan obyek wisata Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali. Sekitar pukul 6.30 WITA, kerumunan jukung sudah berkumpul di titik kumpul populasi lumba-lumba ini. Dari be […]

Blog Stats

  • 120,928 hits
%d blogger menyukai ini: