kamarkecil

Jaket itu Aku Pakai Lagi

Posted on: April 5, 2008

Pada hari itu, karirku (ceilah) di Kulkul berakhir di tempat yang sama di mana aku memulainya lima tahun lalu. Hotel ex Radisson yang sekarang jadi Prime Plaza, Sanur, tempat memulai dan mengakhiri itu.

Pada 2004 itu aku baru aja merampungkan ujian skripsi. Saat itu jadi kontributor Harian Media Indonesia (MI) di Bali, dan aku lagi pakai jaket MI warna hitam pas ada acara Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali soal Komitmen Sanur. Babak penting penanggulangan AIDS di Bali, ketika pimpinan kabupaten dibukakan matanya soal epidemi HIV.

Itu kali pertama aku meliput soal HIV dan AIDS. Acaranya bagus, gak monoton karena ada testimoni dan tayangan video dari pengidap HIV. Mereka membawa kita meyakini bahwa HIV itu ada dan kini banyak diidap perempuan dan ibu rumah tangga. Media relation KPA Bali Mercya Soesanto juga saat itu agresif mengayomi wartawan untuk mau mendalami HIV.

Dari sana, eh, beberapa saat kemudian diajak Anom, temenku untuk membuat Kulkul, media bulanan KPA. Yah, begitulah. Kulkul adalah media pertama yang kurintis dari nol, dari nyari percetakan sampai timnya. Apalagi sama pacar juga…enag..enag

Lalu, minggu ini di ex Radisson, jaket MI itu entah kenapa aku pake lagi. Pas meeting sama mas Inang, pak Yahya, Ike, dan Mercya soal Kulkul yang akan running lagi jadi media totally advokasi. Setengah jam setelah rapat, aku baru sadar, di hotel inilah semuanya bermula dan diakhiri. Yah, aku mengundurkan diri dari Kulkul.

Tiba juga waktunya. Ketika Kulkul yang aku harapkan memang terus dinamis, sebagai sebuah media komunitas. Menurutku, semua orang di komunitas berhak terlibat dalam media ini, sebagai pimpinan maupun reporternya. Jadilah aku, tiba waktuku, memberikan kursi ini pada teman-teman di komunitas.

Gudlak Ike, pemred Kulkul yang baru. Feel free.

Iklan

9 Tanggapan to "Jaket itu Aku Pakai Lagi"

Pastinya sedih ya mbok luhde …. tapi nggak pa’pa perjuangan kan nggak sampe disini, Mbok luhde masih bisa kasi masukan ke pemred yang baru juga kan ๐Ÿ™‚

buat Ike selamat berjuang .. good luck ๐Ÿ™‚

semoga sukses ๐Ÿ˜‰

Salam kenal… ๐Ÿ˜€ mengundang anda untu mengapresiasi karya2ku ๐Ÿ˜€ thx b4

ada online-nya Kulkul mbok?

mbok…aku nggak akan bisa sukses tanpa bantuan mbok luhde…

tetep dukung Kul-Kul ya Mbok….!!

Wah sukses semoga kulkul menjadi lebih baik, utk mbok luhde kedepannya juga lebih sukse.

arie: suksma

febra: suwun

zilbalbo: hi zil..

devari: ada, ntar di-publish. blog juga kok

widari: bravo

widi: mercy

sukses2… hidup2… ๐Ÿ˜€

wah kok ngabur mbok. cie cie sama pacar ya bikin kulkul itu huahuahua … pasti senang ya mbok. jadi ngiri ni …

*kaburrrr*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RSS Bale Bengong

  • Dek Alon Kembali Terpilih Memimpin Muntig
    Setelah dinyatakan lulus, Dek Alon melenggang bebas. Dek Alin menjabat sebagai Kelihan Banjar Dinas Muntig yang kedua kalinya. Sebelumnya, dia bertarung secara bermartabat dengan pesaingnya yaitu Ni Luh Putu Suparwati, istri calon anggota DPRD Kabupaten Karangasem. Mereka bertarung untuk memperebutkan satu kursi kepemimpinan untuk memimpin Banjar Muntig, Des […]
  • Ngiring, antara Pemberontakan Kultural dan Pelarian
    Semoga maraknya orang beragama bukanlah pelarian belaka. Makin sering kita lihat orang Bali berpakaian putih-putih dengan senteng atau kain yang dililitkan di pinggang berwarna poleng (belang) putih-hitam. Ada juga yang berpakaian mencolok dan berbeda dengan penampilan masyarakat pada umumnya. Mereka dengan atribut seperti itu sering dikatakan sebagai orang […]
  • Kalau Bisa Ditunda, Kenapa Buru-Buru Menikah?
    MBA adalah istilah lumrah sekitar 2006 silam. Waktu itu usia saya menginjak 24 tahun. MBA alias married by accident adalah istilah yang lumrah menjadi alasan orang menikah muda. Ini sampai menjadi standar dalam memilih jodoh di antara kawan-kawan saya. Kalimat khas yang masih membekas hingga kini adalah โ€œcoba dulu, baru [โ€ฆ] The post Kalau Bisa Ditunda, Kenap […]
  • Seminar Konten Digital untuk Generasi Kreatif
    Ada lomba penyiar radio dan seminar nasional September ini. Komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOMIK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana akan menggelar rangkaian kegiatan Communication Events (COMMET) 2017. Kegiatannya lomba penyiar radio dan seminar memproduksi konten digital. Rangkaian COMMET 2017 akan diawali dengan lomba […]
  • Warisan Puisi Gugatan dari Putu Vivi Lestari
    Bali pada pertengahan 1990-an sangat bergairah dengan kegiatan sastra dan teater. Penyair-penyair muda juga tumbuh semarak. Salah satu penyair muda yang sangat berbakat pada saat itu adalah Putu Vivi Lestari. Selain menulis puisi, dia juga aktif di Teater Angin SMA 1 Denpasar. Saat itu, bersama teman-temannya, dia rajin menghadiri acara-acara [โ€ฆ] The post Wa […]

Blog Stats

  • 125,827 hits
%d blogger menyukai ini: