kamarkecil

Ayo, Konsumen Media Bersatu

Posted on: Juli 22, 2008

Hasil Ngobrol Santai, Cafe Art, 19 Juli 2008
Persiapan Rembug Warga Konsumen Media

Beberapa hal yang didiskusikan:

Ikhwal gagasan rembug konsumen media: hasil diskusi, perbincangan milis, dsb soal kualitas informasi media. Misalnya terbatasnya ruang koreksi bagi pembaca, tingginya intensitas berita iklan yang terselubung, sulitnya bagi isu-isu non politik dan kriminal masuk ke meja redaksi. Selain itu Bali belum melakukan gerakan edukasi konsumen media sebagai upaya mengkritisi pemberitaan, melakukan koreksi, dan lainnya. Fakta yang tersembunyi adalah banyak yang tidak paham bahwa tanda bintang adalah iklan bahkan anggota DPRD, pejabat eksekutif, dll. Persoalannya berita macam ini bermuatan serius, berdampak psikologis, yang berdampak sangat luas pada publik.

Mengajak semua elemen/individu terlibat dalam rembug warga ini sebagai pelaksana dan peserta aktif: sebagai upaya mendidik konsumen media dan hak pembaca atas informasi untuk publik. Apalagi kita semua berkepentingan pada kualitas informasi di media. Pada pertemuan awal sabtu lalu (19/7) yang akan mengawal rembug warga ini adalah Walhi Bali, Bali Journalist Organizer, Sloka Institute, Kisara PKBI, Popo Danes. Lembaga atau individu lainnya silakan bergabung dalam pelaksanaan rembug nanti.

Konsep rembug nanti? (strategi, peserta, teknisnya, dll). Bentuknya dialog interaktif yang dipandu satu fasilitator. Lesehan di halaman belakang Popo Danes Art Veranda, Jl Hayam Wuruk. Minggu (27 juli) jam 4 sore. Mengundang beberapa keyperson seperti pemerhati media dan pengusaha media. Dalam rembug awalan ini akan lebih banyak brainstorming soal kualitas media saat ini dan kampanye hak konsumen media

Bentuk aksi sebagai tindak lanjut. Misalnya pernyataan sikap ke media, terbentuknya komunitas konsumen media di Bali, atau diskusi-diskusi lanjutan untuk kampanye hak publik atas informasi.

Hal lainnya yang relevan yang bisa ditindaklanjuti:

Perlu ada blog khusus yang menampung keluhan konsumen media, surat pembaca yang tidak masuk atau tidak direspon, koreksi, dll.
Newsletter sejenis
Diskusi reguler konsumen media: agar kontrol media dan informasi terus berjalan: setelah rembug, jika diapresiasi dengan baik akan ditindaklanjuti dengan seminar/FGD bersama dewan pers, legislatif, dll
Survei media

Iklan

9 Tanggapan to "Ayo, Konsumen Media Bersatu"

hmmm.. nunggu laporannya aja deh.. πŸ™‚

sy juga nunggu linknya aja di launching πŸ˜›

saya setuju membentuk media komsumen online sebagai wadah komunikasi semacam mediakonsumen.com

setuju!
zzzz..zzz

buat statemen bernada kritik ke media gak pernah bakalan digubris, apalagi soal kebijakan mereka yg jadi sumber uang. namanya juga “industri jurnalisme”

tapi emang perlu digugat biar gak merugikan para pelanggan media tersebut.

btw, bp kan emang buat iklan.

ide bagus tuh, semoga tercapai yah mbok

salut ide Rembug Warga Konsumen Media, smoga acaranya sukses..

sory gak dateng…ada kerjaan kantor…blusukan ke Bunutan

hasilnya gimana mbok? jadi inget tulisannya mas anton edisi desember lalu. ntar lagi-lagi ada hak jawab tiba-tiba dari BP lewat tante bagian keuangannya. pake ngungkit-ngungkit masa lalu lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

RSS Bale Bengong

  • 10 Scene Terbaik Nokas di Balinale 2017
    Akhir September kemarin, sebuah festival film tahunan kembali digelar di Bali. Tahun ini Balinale International Film Festival ke-11 mempersembahkan 108 Film dari 42 Negara. Ada 29 Film Asia, baik fiksi maupun juga dokumenter diputar selama festival di Cinemaxx Theatre, Lippo Mall, Kuta itu. Salah satu dokumenter Asia yang masuk dalam […] The post 10 Scene Te […]
  • AWAL: Nasib Manusia, yang Absen dari Kepulangan Sang Eksil
    Balinale kesebelas memutar beragam film mancanegara dengan genre cukup variatif. Film-film Indonesia yang dihadirkan mengangkat tema seputar orang-orang terpinggirkan dan kisah-kisah yang tidak banyak dibicarakan. Mulai dari Ziarah (BW Purba Negara, 2016), Nokas (Manuel Alberto Maia, 2016), hingga AwalΒ : Nasib Manusia (Gilang Bayu Santoso, 2017). Pada 30 Sep […]
  • Hush: Perempuan dan Seks dalam Kegelisahan yang Sama
    β€œ721000 sexual crimes were committed against women last year alone. Sexual violation can happen to anyone, anywhere...” Kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak menjadi lead HUSH, film karya kolaborasi Djenar Maesa Ayu dengan Kan Lume, sutradara asal Singapura. Isu yang cukup relevan hingga hari ini. Apalagi melihat maraknya kasus […] The post Hush: P […]
  • Saat Bunga Bermekaran di Jalan Pulau Bali
    Ada pemandangan lain pada Juli-Oktober di Pulau Bali. Terlihat warna-warni bunga bermekaran di sepanjang jalan protokol seperti berasa di taman. Warna merah, ungu, dan kuning menyejukkan mata walau berada di tengah kemacetan sekalipun. Semua ini tak lepas dari usaha Pemerintah Provinsi Bali menjadikan pulau ini clean and green, bersih dan […] The post Saat B […]
  • Minikino Dekatkan Film Pendek dengan Anak-anak
    Kebanyakan anak SD mungkin tak pernah membayangkan untuk membuat sebuah film. Mungkin mereka hanya menonton di televisi, atau sebagian lain punya kesempatan lebih untuk menonton film di bioskop. Namun, membuat sebuah film apalagi dari awal menyusun ide film hingga praktik merekam gambar sepertinya jarang. Atau bahkan belum pernah sekalipun mereka […] The pos […]

Blog Stats

  • 126,493 hits
%d blogger menyukai ini: