kamarkecil

Belajar jadi Wartawan Harian (lagi)

Posted on: September 4, 2008

Rencana awal bulan Agustus adalah:
Nulis beberapa feature untuk JP (sebulan 3 kali lah)  kuliah nyari akta IV 6 bulan  jadi guru lepas/honorer di SD deket rumah (biar bisa sesekali ngajak Bani)  buat beberapa rencana bisnis online.

So, pekerjaan yang hampir semuanya bisa dilakukan di rumah. Asoyyy…

Akhir Agustus rencana itu menjadi:
Nulis artikel nyaris tiap hari ke JP. Kuliahnya habis lebaran (semoga ga alasan untuk ngeles aja). Ayahnya Bani udah ga tahan untuk mulai usaha online-nya (eh… utangan renovasi rumah kemaren dibayar dulu kalee…)

Ternyata, jalan hidup itu bisa berubah dalam sekejap. Maklum ta biasa membuat perencanaan jangka panjang. Minjem kata Pak Alit, unplanned people. Yap, its me!

Begitulah, manusia tidak direncanakan ini. Kembalilah aku ke masa empat tahun silam, ketika masih bersemangat liputan harian. Ah, kalau inget jaman dulu, jadi ngeri. Satu hari bisa buat 3-5 laporan. Maklum, ketika di detik.com, satu berita bisa dipecah jadi 3 laporan. Biar keliahatan rame dan ter-update terus gitu beritanya. Padahal topiknya sama. Hehe…

Kalau sekarang sih, udah beda. Udah mature, liputan gak mau dong yang sembrono-asal lalu aja. Aih…..

Maksud hati ingin buat artikel dengan isu-isu non mainstream, apa daya diriku tidak disiplin. Rencana liputan berubah terus, tergantung perhatianku saat itu. Jadi agak pontang-panting. Udah unplanned, ga disiplin. Kompak banget ya…

Iklan

8 Tanggapan to "Belajar jadi Wartawan Harian (lagi)"

betul sangat kompak 😀 …. BTW JP itu apa bu?!?

JP = jakarta post mas didut yang baik hati nun jauh disana (tapi deket kok di hati)

hihihi~ *merona-rona* … beuh JP yah … wondering kapan bs bikin artikel beneran 😀

lanjut buw lanjut .. hayo semangat ….

wah sibuk lagi, sibuk semua kayaknya…kalau nanti sudah kelar akta IV nya bisa dong kita bikin sekolah alternatif juga…mau ya

bunda cup2 muah. justru kita jual kaos kampanye online ya utk bayar utang renovasi rumah itu. piye toh ibu iki? :p

iya iya nda…just jump. semakin sedikit rencana semakin banyak kejutan…hehe… *but kindly please avoid unplanned pregnancy —- lariii*

semangat,,,ayo semangat….
salam kenal yupz dr puput..!?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

September 2008
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

RSS Bale Bengong

  • 10 Scene Terbaik Nokas di Balinale 2017
    Akhir September kemarin, sebuah festival film tahunan kembali digelar di Bali. Tahun ini Balinale International Film Festival ke-11 mempersembahkan 108 Film dari 42 Negara. Ada 29 Film Asia, baik fiksi maupun juga dokumenter diputar selama festival di Cinemaxx Theatre, Lippo Mall, Kuta itu. Salah satu dokumenter Asia yang masuk dalam […] The post 10 Scene Te […]
  • AWAL: Nasib Manusia, yang Absen dari Kepulangan Sang Eksil
    Balinale kesebelas memutar beragam film mancanegara dengan genre cukup variatif. Film-film Indonesia yang dihadirkan mengangkat tema seputar orang-orang terpinggirkan dan kisah-kisah yang tidak banyak dibicarakan. Mulai dari Ziarah (BW Purba Negara, 2016), Nokas (Manuel Alberto Maia, 2016), hingga Awal : Nasib Manusia (Gilang Bayu Santoso, 2017). Pada 30 Sep […]
  • Hush: Perempuan dan Seks dalam Kegelisahan yang Sama
    “721000 sexual crimes were committed against women last year alone. Sexual violation can happen to anyone, anywhere...” Kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak menjadi lead HUSH, film karya kolaborasi Djenar Maesa Ayu dengan Kan Lume, sutradara asal Singapura. Isu yang cukup relevan hingga hari ini. Apalagi melihat maraknya kasus […] The post Hush: P […]
  • Saat Bunga Bermekaran di Jalan Pulau Bali
    Ada pemandangan lain pada Juli-Oktober di Pulau Bali. Terlihat warna-warni bunga bermekaran di sepanjang jalan protokol seperti berasa di taman. Warna merah, ungu, dan kuning menyejukkan mata walau berada di tengah kemacetan sekalipun. Semua ini tak lepas dari usaha Pemerintah Provinsi Bali menjadikan pulau ini clean and green, bersih dan […] The post Saat B […]
  • Minikino Dekatkan Film Pendek dengan Anak-anak
    Kebanyakan anak SD mungkin tak pernah membayangkan untuk membuat sebuah film. Mungkin mereka hanya menonton di televisi, atau sebagian lain punya kesempatan lebih untuk menonton film di bioskop. Namun, membuat sebuah film apalagi dari awal menyusun ide film hingga praktik merekam gambar sepertinya jarang. Atau bahkan belum pernah sekalipun mereka […] The pos […]

Blog Stats

  • 126,493 hits
%d blogger menyukai ini: