kamarkecil

Isu Hot itu Seperti Apa?

Posted on: September 15, 2008

Jurnalisme kembali menggairahkan. Senang sekali dapat fokus liputan di isu-isu kesehatan, NGO, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Tengkyu Bli Jun dan Mas Har di Jakarta Post Bali.

Tidak seperti wartawan harian lain yang menunggu peristiwa hari itu untuk straight news, aku harus merencanakan liputan sendiri. Maklum, isu-isu ini, apalagi wilayah advokasi NGO, bukan isu hot untuk sebagian besar media harian.

Mulailah aku membuka ingatan dan rajin-rajin ngobrol untuk mendapatkan bahan menarik. Contohnya soal RUU Pornografi (dulu namanya RUU Pornografi dan pornoaksi), serta IPST Sarbagita di TPA Suwung. Ini dua cerita yang menggairahkan minggu lalu.

Instalasi Pengelolaan Sampah Terpadu Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (IPST Sarbagita) yang beberapa tahun mandeg ternyata udah mulai jalan proyeknya di TPA Suwung. Cerita gampangnya begini, empat kabupaten itu harus buang sampah di Suwung. Pengolahan sampah oleh investor swasta ini dari duit dan teknologi negara maju dengan mekanisme CDM.

Sederhananya, jual-beli emisi penyebab global warming. Negara maju boleh tetap buang emisi ke udara, tapi dengan membeli emisi negara berkembang. Ironis, tapi mekanisme ini disetujui sebagai langkah pengurangan efek rumah kaca.

Aku harus gerilya mencari narasumber yang bisa ngasi pandangan kritis soal ini. Setelah reportnya masuk JP, ada komentar yang masuk dari aktivis lingkungan soal artikelku dan story behind the project. Jadi makin siaga kalau mau bikin next artikel. Tapi ini menariknya. Penulis dan sumber jadi lebih bisa brainstorming.

Hal yang sama juga di liputan RUU porno itu. Waktu mo nulis, belum ada aktivis NGO atau komponen penolak RUU ini dulu di Bali yang bergerak. Gerilya lagi biar ada sumber yang mau komentar dan memberikan ulasannya. Sabtu lalu diskusi gerakan Bali menolak RUU porno yang ndjubilah itu dilaksanakan, dan beberapa diskusi lain.

Informasi memang ada di tangan Anda. Mau nggak berkontribusi dalam pengelolaan informasi. Kalau merasa punya informasi dan hal penting yang harusnya lebih layak jadi berita, silakan dibagi. Caranya? Telepon meja redaksi, email, sms. Kalau pembaca pasif, jangan salahkan isi koran isinya cuma sampah. Wartawan juga punya tanggung jawab biar beritanya gak dicap sampah.

Eh, jangan lupa, tanda bintang (*) di koran Anda adalah berita iklan. Mestinya disebutkan itu advertorial. Ada yang layak dibaca, tapi lebih banyak yang harus dikonfirmasi kebenarannya.

Iklan
Tag:

2 Tanggapan to "Isu Hot itu Seperti Apa?"

hmmm… kalo posting di blog pake tanda * (bintang), boleh ndak Mbok ?

congratulations, bu. tetap semangat. mmmuah!

*lalu balik ke kasur utk mmuah2 beneran. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

September 2008
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

RSS Bale Bengong

  • Dek Alon Kembali Terpilih Memimpin Muntig
    Setelah dinyatakan lulus, Dek Alon melenggang bebas. Dek Alin menjabat sebagai Kelihan Banjar Dinas Muntig yang kedua kalinya. Sebelumnya, dia bertarung secara bermartabat dengan pesaingnya yaitu Ni Luh Putu Suparwati, istri calon anggota DPRD Kabupaten Karangasem. Mereka bertarung untuk memperebutkan satu kursi kepemimpinan untuk memimpin Banjar Muntig, Des […]
  • Ngiring, antara Pemberontakan Kultural dan Pelarian
    Semoga maraknya orang beragama bukanlah pelarian belaka. Makin sering kita lihat orang Bali berpakaian putih-putih dengan senteng atau kain yang dililitkan di pinggang berwarna poleng (belang) putih-hitam. Ada juga yang berpakaian mencolok dan berbeda dengan penampilan masyarakat pada umumnya. Mereka dengan atribut seperti itu sering dikatakan sebagai orang […]
  • Kalau Bisa Ditunda, Kenapa Buru-Buru Menikah?
    MBA adalah istilah lumrah sekitar 2006 silam. Waktu itu usia saya menginjak 24 tahun. MBA alias married by accident adalah istilah yang lumrah menjadi alasan orang menikah muda. Ini sampai menjadi standar dalam memilih jodoh di antara kawan-kawan saya. Kalimat khas yang masih membekas hingga kini adalah “coba dulu, baru […] The post Kalau Bisa Ditunda, Kenap […]
  • Seminar Konten Digital untuk Generasi Kreatif
    Ada lomba penyiar radio dan seminar nasional September ini. Komunitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOMIK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana akan menggelar rangkaian kegiatan Communication Events (COMMET) 2017. Kegiatannya lomba penyiar radio dan seminar memproduksi konten digital. Rangkaian COMMET 2017 akan diawali dengan lomba […]
  • Warisan Puisi Gugatan dari Putu Vivi Lestari
    Bali pada pertengahan 1990-an sangat bergairah dengan kegiatan sastra dan teater. Penyair-penyair muda juga tumbuh semarak. Salah satu penyair muda yang sangat berbakat pada saat itu adalah Putu Vivi Lestari. Selain menulis puisi, dia juga aktif di Teater Angin SMA 1 Denpasar. Saat itu, bersama teman-temannya, dia rajin menghadiri acara-acara […] The post Wa […]

Blog Stats

  • 125,827 hits
%d blogger menyukai ini: