kamarkecil

Kejutan-kejutan Menyenangkan di Magibung Day

Posted on: November 23, 2008

magibung-blog

Walau dah beberapa hari berlalu, sayang deh kalau ga nulis soal ini. Ada banyak kejutan di arena Magibung Bareng BBC-Pesta Blogger 2008, 18 November kemarin di Desa Budaya kertalangu, Denpasar.

Pertama, soal dandanan MC Saylow-Dian Ina yang aduhai malam itu. Dian khususnya, pake kebaya, kain batik, dan ikat kepala ala mbok petani aduhai. Mbak Dian yang kerja di Komaneka Gallery Ubud ini emang lihat sikon banget. Acaranya kan di resto tengah sawah. Sayang, Dian ga sempet memamerkan kebolehannya berkubang lumpur di tengah sawah bermesraan ma sapi. Hehe…

Oya, yang kurang itu kayanya bekas sisa lumpur di pipi deh Dian, biar lebih natural gitu. Nah, kalo Saylow sih sebenarnya standar, pake kamen, udeng batik, dan selendang di bahah puser gaya ABG ngayah di banjar. Masih aja ngrasa ABG, perasaan umur dah lebih dari 30. Ouhggh..

Kedua, soal makanan. Dari rumah, saya dah ketar ketir gimana ntar Kertalangu bikin nampan untuk magibung. Ternyata, cantik banget nampannya. Lauk pauknya tidak dibiarkan berserakan di nampan bersama nasi, seperti biasanya magibung di banjar atau pura-pura di bali.

Mereka modifikasi biar kelihatan ga terlalu jorok dengan memisahkan lauk, tapi masih terkesan menyatu dengan nasinya. Ada sejumlah lauk, seperti jukut plecing, sate, betutu ayam, lawar nangka, dan telur sambal yang ditaruh di wadah-wadah berbahan janur.

Modifikasinya lagi, masing-masing orang disediakan juga piring. Artinya ga sepenuhnya magibung cara asli. Ga papa sih, karena banyak teman-teman luar Bali dan asing yang belum tentu familiar kalau megibungnya pake cara asli, makan dari nampannnya langsung rame-rame.

Toh, kenikmatannya masih terasa, karena kita mesti berbagi makanan dengan adil biar semuanya dapet. Itu kan konteks megibung. Yang kurang kemaren sih mestinya kita umumkan bahwa sebaiknya makan pake tangan ya.. Kan itu kekhasan Bali. Tempat cuci tangan kan juga udah disediakan resto.

Kejutan terakhir. Ini emang terakhir, karena pas mo pulang, dikejutkan dengan rombongan joker dance yang tengah dihias Arie-Dian Ina di belakang panggung. Pas mo pulang duluan, karena Bani ditinggal ma bude-nya, tiga ekor joker berkebaya udah siap naik panggung.

Selamet deh, untung belum pulang. Ternyata Arie-Dian Ina bersungguh-sungguh memberikan surprise party buat kita dengan tiga bintangnya malam itu, Saylow, Bowo, and Viar. Plok…plok…plok…

7 Tanggapan to "Kejutan-kejutan Menyenangkan di Magibung Day"

hohohoho….aku dipermak lahir bathin nok sm Arie + Dian Ina :))

sayang Bani ga ada, kl ada mungkin dia jejeritan liat joker2 giblig hihi

makanannya keliatan enak nih 😀

Aku kagum sama kamu lode, datang-datang langsung jadi pakar kuliner. Hihihii. Padahal kami yg datang duluan pada kecap-kecap bibir. Celingak-celinguk memandang sajian yang kesepian. La kok kamu dengan brave heart menjajah mereka. Thanks to you, kita jadi ikutan menelan mereka. HAHAHAHA

viar: cantik sekali kamu viar???

didut: gimana chef didut? mo coba bikin????

Hendra: kalian yang aneh. Mosok makanan bertebaran dibiarin direbut semut karena ga disentuh.

acaranya keren mboook..
salut!

Wuih makanannya enak banget…
sluurp..sluurp..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

RSS Bale Bengong

  • Peluncuran Album Relung Kaca Berlangsung Meriah
    Sasana Budaya Buleleng terlihat pecah. Tadi malam ratusan krama di Kota Singaraja, Buleleng memadati wantilan tersebut. Peluncuran album bertajuk Pang Ping Pung dari band folk Relung Kaca mampu menarik animo masyarakat untuk hadir. Warga, musisi, dan aktivis menyanyi bersama mereka. Pada sore hari sebelum acara peluncuran album, mereka mengikuti kegiatan ber […]
  • Kelas Spesial Merayakan Lima Tahun Akber Bali
    Mari merayakan menjadi relawan dalam Kelas 55. Desember 2011, Akademi Berbagi (Akber) Bali lahir dan hadir di tengah kita semua. Desember 2016, Akademi Berbagi Bali masih tetap hadir hingga kelas ke-53. Mari merayakan lima tahun Akber Bali bersama pendiri dan kepala sekolahnya. Januari 2017, kami memilih bulan pertama di tahun baru untuk merayakannya bersama […]
  • Langgam Keroncong Bentara: Orkes Soneta Bali
    Agenda Langgam Keconcong Bentara kembali datang. Grup yang akan tampil adalah Orkes Keroncong Soneta Bali, sebuah grup keroncong yang juga aktif dalam Komunitas Pecinta Keroncong (KPK) Bali. Pertunjukan akan berlangsung Kamis besok di Bentara Budaya Bali, Ketewel, Gianyar. Paguyuban Keroncong yang dipimpin Supardi Hadiwiyono ini rutin berlatih dan mengisi ac […]
  • Bagi Relung Kaca, Lirik Lagu adalah Senjata
    Kreativitas seni anak muda Bali semakin menggeliat. Kali ini datang dari utara Bali tepatnya Singaraja. Tiga anak muda yang tergabung dalam band Relung Kaca akan meluncurkan album perdana bertajuk Pang Ping Pung. Album yang berisi peringatan tentang lingkungan di Bali. Band Relung Kaca terdiri dari Aristiana Jack pada vokal dan gitar, Konot pada vocal dan gi […]
  • Band ultrAwide Luncurkan Single Pertama di Bali
    Band pendatang baru dari Jakarta melepas single pertama mereka. Bertajuk Through The Rain, setelah sebelumnya dirilis pertama di Jakarta, pada Jumat (13/1) malam, lagu ini pun ditampilkan di Old’s Man, Canggu, Kuta Utara, Bali. Dari Bali, selanjutnya mereka akan tampil di kota-kota lain. Ya, untuk kali kedua peluncuran single pertama mereka, trio dengan genr […]

Blog Stats

  • 119,027 hits
%d blogger menyukai ini: