kamarkecil

Berdonasi untuk Judicial Review UU Pornografi

Posted on: Desember 23, 2008

krbPerjuangan menolak UU Pornografi (Presiden sudah teken UU ini lho) memulai babak baru. Kompenen Rakyat Bali (KRB) kini telah menyelesaikan draft judicial review (minta MK menguji UU ini apakah layak untuk diundangkan ato tidak). Proses judicial review ini bukan perkara mudah. Tak hanya bikin draft trus diserahkan ke MK

Tapi, KRB bekerja jungkir balik untuk mencari kuasa hukum, dukungan nyata warga, membuat form kuasa dengan materi dari warga. Salah satu aktivis KRB bahkan bilang ini perjuangan yang melelahkan fisik dan mental. Material juga lah. Waktu pertama kali saya ikut (saat itu meliput) rapat KRB saya melihat masing-masing orang yang hadir harus patungan. Ada yang nyumbang 1000, 5000, dan tentu ada yang tak rela merogoh kocek.

Gerakan ini juga bukan perkara sederhana, karena tak semua hirau dan sadar bahwa UU ini berpotensi menjadi ancaman pada kebebasan berekspresi, pelanggaran hak perempuan, dan polisi moral. Tak heran tiap even KRB selalu diisi brainstorming, debat, dan proses refleksi. Saya tidak terima jika pemberantasan pornografi hanya menjadi kedok bagi upaya pemberangusan hak-hak sipil warga negara.

Kenapa Menolak? (Pernyataan KRB)
1) Definisi “Pornografi” pada UU Pornografi sangat luas, setiap orang bisa menjadi tersangka dan setiap perbuatan bisa dituduh sebagai tindakan pornografi. “Pasal Karet” pasti merugikan rakyat!
2) UU Pornografi didasarkan pada standar moral dan kepercayaan satu kelompok masyarakat tertentu saja. Artinya: UU Pornografi tidak menghormati keragaman budaya dan kepercayaan yang ada di Indonesia. UU Pornografi menghianati Bhinneka Tunggal Ika!
3) UU Pornografi melecehkan kaum perempuan karena memandang mereka semata-mata sebagai mahluk yang membangkitkan nafsu seksual. Lawan UU Pornografi yang menistakan Ibu dan saudara perempuan kita!
4) UU Pornografi berpeluang memicu disintegrasi bangsa. Tidak ada satupun suku di Indonesia yang mau direndahkan kebudayaannnya sebagai kebudayaan porno. Lawan UU Pornografi yang tidak menghormati kebudayaan nusantara!

Apa yang bisa kawan-kawan lakukan?

1) Ikut turun ke jalan mengikuti setiap aksi budaya yang dilakukan Komponen Rakyat Bali (KRB). Tunjukkan perlawanan Bali yang damai, santun dan indah!
2) Hubungi kerabat yang menjadi pejabat atau anggota Dewan, minta mereka untuk menyuarakan penolakan pada UU Pornografi.
3) Kibarkan bendera Merah Putih di depan rumah sebagai tanda setia pada Indonesia, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
4) Kibarkan bendera menolak UU Pornografi di Bale Banjar masing-masing.
5) Kirim dukungan judicial review ke KRB at 081236131311 or at jiwabening@yahoo.com. People wishing to contribute financially can transfer donations to Bank Central Asia KCP Sanur Raya, account number no: 6700194343 of I Wayan Semara Cipta.

Mari Berjuang Untuk Bhinneka Tunggal Ika!

KOMPONEN RAKYAT BALI
Jalan Tukad Citarum 999X, Panjer, Denpasar
http://jiwamerdeka.blogspot.com/

Iklan

1 Response to "Berdonasi untuk Judicial Review UU Pornografi"

Jika kita baca buku “Kenapa Berbikini Tak LAnggar UU Pornografi,” (ada di gramedia) maka yang menolak UU POrn seharusnya mendukung, sebalilknya yang mendukung seharusnya menolak. Kenapa bisa begitu? Dunia memang sudah terbolak-balik. Biar kita tidak terbolak-balik juga, maka buku di atas sangat penting tuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Bale Bengong

  • 10 Scene Terbaik Nokas di Balinale 2017
    Akhir September kemarin, sebuah festival film tahunan kembali digelar di Bali. Tahun ini Balinale International Film Festival ke-11 mempersembahkan 108 Film dari 42 Negara. Ada 29 Film Asia, baik fiksi maupun juga dokumenter diputar selama festival di Cinemaxx Theatre, Lippo Mall, Kuta itu. Salah satu dokumenter Asia yang masuk dalam […] The post 10 Scene Te […]
  • AWAL: Nasib Manusia, yang Absen dari Kepulangan Sang Eksil
    Balinale kesebelas memutar beragam film mancanegara dengan genre cukup variatif. Film-film Indonesia yang dihadirkan mengangkat tema seputar orang-orang terpinggirkan dan kisah-kisah yang tidak banyak dibicarakan. Mulai dari Ziarah (BW Purba Negara, 2016), Nokas (Manuel Alberto Maia, 2016), hingga Awal : Nasib Manusia (Gilang Bayu Santoso, 2017). Pada 30 Sep […]
  • Hush: Perempuan dan Seks dalam Kegelisahan yang Sama
    “721000 sexual crimes were committed against women last year alone. Sexual violation can happen to anyone, anywhere...” Kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak menjadi lead HUSH, film karya kolaborasi Djenar Maesa Ayu dengan Kan Lume, sutradara asal Singapura. Isu yang cukup relevan hingga hari ini. Apalagi melihat maraknya kasus […] The post Hush: P […]
  • Saat Bunga Bermekaran di Jalan Pulau Bali
    Ada pemandangan lain pada Juli-Oktober di Pulau Bali. Terlihat warna-warni bunga bermekaran di sepanjang jalan protokol seperti berasa di taman. Warna merah, ungu, dan kuning menyejukkan mata walau berada di tengah kemacetan sekalipun. Semua ini tak lepas dari usaha Pemerintah Provinsi Bali menjadikan pulau ini clean and green, bersih dan […] The post Saat B […]
  • Minikino Dekatkan Film Pendek dengan Anak-anak
    Kebanyakan anak SD mungkin tak pernah membayangkan untuk membuat sebuah film. Mungkin mereka hanya menonton di televisi, atau sebagian lain punya kesempatan lebih untuk menonton film di bioskop. Namun, membuat sebuah film apalagi dari awal menyusun ide film hingga praktik merekam gambar sepertinya jarang. Atau bahkan belum pernah sekalipun mereka […] The pos […]

Blog Stats

  • 126,493 hits
%d blogger menyukai ini: