kamarkecil

Pemilu Bukan untuk Orang Sakit, Tuna Netra, Lansia

Posted on: April 11, 2009

Sejumlah pemilih dengan berkebutuhan khusus seperti penyandang tuna netra, orang sakit, lansia dan buta huruf dan tidak bisa memilih, Kamis.

Seluruh pasien rawat inap RS Sanglah Denpasar tidak bisa menggunakan hak pilihnya. KPU tak lagi menyediakan TPS keliling di rumah-rumah sakit. Berdasarkan penelusuran di sal-sal perawatan sedikitnya 522 orang pasien dewasa yang dirawat inap, Kamis, saat pemungutan suara.

Misalnya di VIP Wijaya Kusuma 12 orang pasien dewasa, Anggrek 8, Angsoka 58, Bakung Barat 27, Flamboyan 19, Gadung 17, belum termasuk ruang ICCU, IRD, Wings Internasional, dan lainnya.

Ada tiga tempat pemungutan suara (TPS) di sekitar RS Sanglah, yakni di Lapangan tenis, lapangan bulutangkis di Pulau Nias, dan Jalan Pulau Aru. Hingga siang hari tidak ada pasien yang datang memilih.

“Tidak ada pasien terdaftar sebagai pemilih disini. Apalagi memang tidak ada TPS keliling di rumah sakit,” ujar Dewa Gede Eka WS, Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 23 Dangin Puri Kelod Denpasar, yang berlokasi dekat RS Sanglah.

Ni Putu Ayu Suandewi, pasien RS Sanglah dari Desa Busungbiu, Singaraja mengatakan tidak memilih karena sakit dan tidak ada TPS keliling. Ia kecelakaan motor setelah menghindari anjing.

Tiga kerabatnya yang menunggui juga memilih tidak pulang kampung untuk menggunakan hak pilihnya. “Siapa pun yang terpilih sama saja, kondisi tidak berubah sama jeleknya,” ujar I Wayan Yasa, bapak Suandewi dalam bahasa Bali.

Sementara di RSUD Wangaya Denpasar, jumlah pasien pemilih yang dipaksa golput berjumlah sedikitnya 79 orang yang menjalani rawat inap. Biasanya ada TPS banjar terdekat yang mendatangi pasien, kini tak ada lagi.

“Tidak ada pasien yang minta ijin untuk memilih di TPS terdekat di RS Wangaya,” ujar Ketut Sutikayasa, Kepala Bagian Program dan Publikasi RSUD Wangaya. Pemilih penyandang cacat tuna netra yang pada Pemilu sebelumnya memilih di Sekolah Luar Biasa Dria Raba, Denpasar pada Pemilu kali ini tidak ada yang terdaftar dan memilih.

Menurut Prof. AA Rai Kalam, Ketua KPPS TPS 31 yang berlokasi di sekolah khusus bagi penyandang tuna netra ini tidak ada tuna netra yang memilih. “Mungkin karena tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT). Kami memang tidak melakukan pendataan khusus pemilih tuna netra,” ujarnya.

Satu template kartu suara dengan huruf braile yang menjadi alat bantu bagi penyandang tuna netra tak terpakai. Hanya satu alat bantu yang disediakan untuk kertas suara pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah. Padahal pemilih harus mencontreng di empat kartu suara.

Ketua KPU Denpasar Ray Misno mengatakan tidak melakukan pendataan khusus kebutuhan penyandang cacat. “Kami menerima 1319 alat bantu huruf braile untuk kertas suara DPD saja. Saya tidak tahu kenapa hanya untuk DPD saja,” ujar Ray Misno.

Penyandang cacat, buta huruf, lansia, dan orang sakit dipersilakan ditemani pendamping yang ditunjuk saat memilih. Jika tidak ada pendamping, pemilih bisa minta bantuan panitia KPPS.

Sementara 48 orang lansia di Panti Jompo Wana Sraya, Denpasar juga tidak bisa menggunakan hak pilihnya. “Lansia disini memang tidak pernah mendapat hak pilih. Mungkin karena sebagian besar dari mereka buta huruf dan dianggap tidak berdaya,” ujar Sri Wahyu, staf Panti.

Iklan

3 Tanggapan to "Pemilu Bukan untuk Orang Sakit, Tuna Netra, Lansia"

negara kita ini emang rak niat (doh)

Memang itulah refleksi dari pemilu yang dibuat ‘gulung-gusuh’ (terburu-buru) dan lupa untuk memperhatikan mereka yang tergolong kategori ini.

Paling tidak penyenggara pemilu bisa mengejar ketinggalannya dan lebih matang pada pilpress July nanti.

Every vote counts!

hix padahal pemilu kali ini saia udah punya calon kuat, tapi kok jalannya berantakan ya?? 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

RSS Bale Bengong

  • Transisi King Of Panda di “Desember”
    Transisi “Desember” King of Panda pada Desember ini. Transisi, itulah yang dialami King Of Panda band pop-punk asal Bali. Semenjak album Me Vs Space Army (2010) dirilis dan membuat King Of Panda menyabet penghargaan sebagai Band Pendatang Baru Terbaik (ICEMA Award 2010).  King Of Panda akhirnya memperkenalkan single baru yaitu Desember. King […] The post Tra […]
  • Leak Sanur dan Mike Marjinal Bersih Pantai
    Solidaritas komunitas di Bali dan Mike Marjinal dari bersih pantai dan konser himpun donasi kemanusiaan bagi pengungsi  erupsi Gunung Agung. Bertempat di Pantai Karang – Sanur,  Kamis sore, 14 Desember 2017 Komunitas Cank Nak Bali Nolak Reklamasi – Leak Sanur melakukan kegiatan beach cleanup, membersihkan pantai dari sampah-sampah terutama sampah […] The pos […]
  • Uniknya Pura di Nusa Penida Berbentuk Candi Jawa
    Arsitektur masa lalu merupakan hasil karya mutakhir pada masanya. Begitu pula dengan bangunan Pura Prajepati di Batununggul, Nusa Penida, Klungkung. Uniknya, pura ini tidak biasa pada umumnya lebih besar menjulang tinggi berbentuk candi ala Jawa. Pura itu terletak samping pojok utara Lapangan umum Sampalan, Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul. Keunikan […] […]
  • Mt Agung awakening: an environmental stress relief
    The threat of a Mt Agung volcano eruption in Bali has made the headlines worldwide, creating a sense of fear leading to trip cancellations. Better say it first, it is relatively safe to visit Bali. If an eruption would happen, only a small part of the island would be impacted […] The post Mt Agung awakening: an environmental stress relief appeared first on B […]
  • Kampanye Anti Kekerasan Lewat Enam Belas Film Festival
    Film menjadi salah satu media kampanye antikekerasan. Enam Belas Film Festival Bali yang diselenggarakan YLBHI-LBH Bali bekerja sama dengan Enam Belas Film Festival telah diselenggarakan selama satu minggu di Denpasar dan Badung. Festival ini dibuka pada Sabtu, 2 Desember 2017 lalu oleh Direktur YLBHI-LBH Bali, Dewa Putu Adnyana, S.H., bertempat […] The post […]

Blog Stats

  • 128,237 hits
%d blogger menyukai ini: