kamarkecil

Berbagi Kejengkelan di BBC Tak Pernah Rugi

Posted on: November 17, 2009

Akhir-akhir ini saya suka menyimak kata demi kata postingan di BBC. Mungkin tabiat ini mulai muncul seminggu terakhir. Tak syak, saya selalu gatel buka milis BBC tiap 15 menit kalo lagi ngenet. Padahal, belum ada posting-posting baru, tapi dasar gatel gimana dong.

Saya bingung, kenapa sih rajin banget buka folder bernama baliblogger itu di email saya. Padahal sebalumnya saya jarang buka gmail, email yg saya pake di milis BBC.

Ndak tau, mungkin baru sekarang ketahuan. Sumbernya adalah perang kata-kata. Perang di sini bukan artian debat an sich. Bisa juga sambung rasa atau umpan balik postingan aja.

Karena BBC terdiri dari berbagai orang dengan kultur, cara bekerja, bidang kerjaan, dll yang sangat beragam, memungkinkan ada multi tafsir.

Misalnya nih, soal thread, “apakah kamu seorang blogger?” Ada yang menanggapi secara idealis, ada juga yg merasa kecut karena pernyataan yang terlalu serius. Trus, untuk tread paling hot saat ini, “blogger perempuan keledai” juga asik.

Budaya milis dan online memang sangat rentan konflik. Kita dipaksa menulis perasaan dengan keterbatasan kata-bahasa. Padahal, seringkali usai ngetik kita merasa, “bukan gitu maksudku” Tapi kok bahasannya jadi panjang.

Sialnya lagi, sangat gampang copy paste apa yang diketik orang, untuk dibahas lagi. “Nih, aku copy lagi apa yang kamu bilang sebelumnya.” Alamak, sangat sulit menghindar dari hal seperti ini. Ini budaya tulis, kawan. Jadi semuanya terekam dengan lengkap dan sempurna. Bak kelopak bunga mawar yang utuh di batangnya.

Tak hanya di milis BBC, juga di milis lain yang saya ikuti. Ini yang membuat saya kadang-kadang lama nulis respon untuk hal yang serius. Namun sebaliknya, budaya tulis bisa buat orang spontan.

Misalnya salah satu temen BBC, Anima, yang spontan dan honest kalo komentar. It doesnt make me hate u, mate. Hahaha… Anima buat grup di pesbuk untuk menampung orang yang “hate anima because he’s honest and direct.” So Anima.

Moral cerita ini adalah, pemuda Indonesia sudah selayaknya terus didorong ikutan milis-milis untuk belajar mengurangi “basa-basi” dan ewuh pakewuh ala SBY. Ini spontanitas yang memberi penghargaan untuk orang lain. Ngasi apresiasi dengan spontan.

Yah, nikmati saja BBC apa adanya. Dari yang suka online tapi emoh offline, persekutuan anggota pasif, yang suka online plus offline, dll. BBC toh hanya sebentuk semangat, setitik energi.

Iklan

16 Tanggapan to "Berbagi Kejengkelan di BBC Tak Pernah Rugi"

Hore, yang pertama

perasaan kamu online terus, ga cuman pertamax tapi triple komen. masih jomblo si ya. hehehe

masalah copas men copas itu memang sudah ciri saya jeng.. hehe.. skedar untuk penekanan akan sesuatu *karena saya suka yang ditekan-tekan halahhh…

kalo masalah spontanitas..itu tergantung akan kebiasaan seseorg.. ada org yg spontan, jujur, tapi menyakitkan !!! ada org yg lebih baik gw hati2 deh klo mau nulis drpd ribet ntr urusannya.. mari kita kembalikan kepada orangnya saja, mereka milih yang mana.. 😀

Kalau saya : suka spontanitas dan copas copas.. horeee!!!

ngomong tekan menekan, kali banyak yg mupeng fit… seksis yah

hwhehehee, mantep mbok….

i love you pull deh 🙂

blognya masih dipake ga non? keknya lama ga diapdet.. complicated???

hahahahaaaa….. update pertamaku spesial buat BBC

Cek aja…..hwehehe

…akhirnya… di-update lagi… 🙂

waduh, malu. ada mata-mata

hehe! lov you full dah mbok…. 😉

ini dia seleb BBC

“persekutuan anggota pasif”

hahaha, saya suka istilah ini 😀

Saya sudah keluar milis, jadi ndak mau mengomentari substansinya. Hehe!

Saya suka sambung rasa, diskusi, debat, apa pun namanya. Yang penting logis dan bicara bergantian, walaupun dalam kemasan komentar yang pedas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

RSS Bale Bengong

  • Mari Merayakan Nyepi di Google
    Mari merayakan dan memaknai Nyepi di Google, rumah bagi banyak orang, rumah kita yang baru. Google adalah ranah di mana segala narasi hidup kontemporer kita muarakan, tempat segala ketidaktahukan kita tanyakan, kita kembalikan, kita awalkan. Mesti diakui, Google telah bergerak menjadi “kawitan” baru bagi kita. Mari kita mulai merayakan dan memaknai Nyepi di […]
  • Switch Off 2017 Ajak Warga Bali Hemat Energi
    Komunitas Earth Hour mengadakan kembali Kampanye Switch Off.  Kegiatan tahunan ini dipusatkan di Lippo Mall Kuta Jalan Kartika Plaza, Kuta, Kabupaten Badung pada Sabtu (25/3) 2017. Switch Off merupakan kegiatan mematikan lampu selama satu jam. Waktunya dari pukul 20.30 WITA hingga 21.30 WITA. Kegiatan Swich Off serentak dilakukan di 35 Kota di Indonesia dan […]
  • Sambut Nyepi, Supersoda Rilis Lagu “Sunyi Senyap”
    Banyak cara menyambut hari raya Nyepi. Band asal Jimbaran Bali, Supersoda meluncurkan lagu berjudul “Sunyi Senyap”. Ini adalah peluncuran pertama selama tiga tahun, semenjak single “Kenari” memperoleh respon yang cukup baik di soundcloud (22,8K hits). Terinspirasi oleh film “The Secret Life of Walter Mitty”, ini adalah lagu ringan mengenai refleksi diri, seb […]
  • Danau Buyan Meluap, Petani Rugi Ratusan Juta
    Tak ada lagi tanaman stroberi di kebun Gede Sudarsana. Lahan seluas 3 hektar di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali itu kini terendam air. Sejak sekitar sebulan lalu, lahan ratusan petani di tepi Danau Buyan itu pun tak lagi berfungsi, seperti halnya Gede. Kebun itu kini lebih serupa rawa-rawa. Tidak ada lagi satu pun... The post Dan […]
  • Inilah Panduan Melihat Lumba-lumba di Lovina
    Puluhan jukung memecah kesunyian pagi di Pantai Lovina di bagian utara Bali. Mereka mulai dari sejumlah titik penjemputan turis. Titik-titik lumba-lumba mulai mencari makan dan muncul di permukaan perairan obyek wisata Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali. Sekitar pukul 6.30 WITA, kerumunan jukung sudah berkumpul di titik kumpul populasi lumba-lumba ini. Dari be […]

Blog Stats

  • 120,928 hits
%d blogger menyukai ini: