kamarkecil

Archive for the ‘Tulisan’ Category

I Made Jaya Ratha, seorang dokter hewan muda di Bali beberapa kali bingung bagaimana menangani paus yang terdampar dipantai ketika tiba di lokasi. “Ada banyak orang di sana, tapi kita sulit bergerak cepat karena bingung menanganinya,” ujarnya suatu kali.

Jaya dan beberapa temannya di Turtle Guard, sebuah komunitas peneliti muda khususnya penanganan telur penyu di Bali beberapa kali datang ke lokasi terdamparnya paus tanpa persiapan teknis. Seperti metodelogi penyelamatan dan komunikasi ke jaringan lain. “Kesempatan untuk bisa mempelajari satwa ini hilang karena kita tak bisa cepat menyelamatkannya,” tambahnya. Baca entri selengkapnya »

Ni Luh Paswati melewati perjalanan darat selama 3,5 jam dengan bus bersama puluhan anak lain dari dusun terpencil di Kubu, Karangasem untuk bisa menonton pertunjukkan sulap selama satu jam. Bus berhenti beberapa kali karena sebagian anak dan orang tua pendamping mabuk dan muntah di pinggir jalan.

Paswati menarik jaketnya dengan kedua tangannya. Kepala dan telapak tangannya sudah tertutup jaket baru berwarna merah itu. Wajahnya masih terlihat pucat walau beberapa kali nampak tersenyum menonton magic show, Sabtu (2/10) malam kemarin di The Westin International. Sebuah hotel mewah langganan konferensi internasional di Nusa Dua, Badung. Baca entri selengkapnya »

Ni Kadek Sinta, anak perempuan 13 tahun ini bekerja sebagai tukang suun (buruh angkut) di Pasar Badung selama 11 jam per hari.  Dari tengah hari sampai tengah malam, tanpa waktu libur. Ia hanya mengenyam bangku sekolah dasar sampai kelas 4.

Demikian juga dua adik perempuannya, yang harus membantu ibunya yang juga tukang suun di pasar terbesar di Bali dan beroperasi 24 jam itu.

Sedikitnya ada 50 tukang suun anak putus sekolah atau tak sekolah sama sekali di Pasar Badung saja. Belum lagi sekitar 100 anak lain yang bekerja sebagai pedagang buah keliling di seputaran Denpasar dan Badung. Baca entri selengkapnya »

I Kadek Suardana, seniman kontemporer serba bisa ini masih menunjukkan sisa sembab di wajahnya. Pada para tamu yang datang silih berganti mengucapan duka cita, Ia memaksa untuk menyambut dengan senyuman. Kadek amat terpukul setelah kehilangan Mari Nabeshima, istrinya dan pasangan tarinya di rumah.

Begitu juga ketika Wakil Gubernur Bali, AA Puspayoga kembali datang melihat jenasah Mari Nabeshima, istrinya pada Senin. Sebelumnya Puspayoga dan istrinya menemani Mari ketika menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Daerah Wangaya, Denpasar pada Minggu (4/7) dini hari. Mari meninggal karena dengue shock syndrome (DSS), akibat serangan nyamuk demam berdarah yang membuatnya tiba-tiba kehilangan kesadaran dengan cepat. Baca entri selengkapnya »

Novia Claudia Wijaya, 16 tahun, sibuk menjawab pertanyaan kenapa harus mematikan handphone selama empat jam, Minggu, di Vihara Vimalakirti, Kabupaten Badung. Remaja perempuan ini sudah tak asing dengan pertanyaan seperti itu karena hal yang sama juga dihadapinya seminggu ini di sekolahnya, SMAK Harapan Denpasar.

Sejak seminggu terakhir ini ia giat menggalang 10 juta tanda tangan untuk World Silent Day (WSD). “Karena sulit meminta orang menonaktifkan handphone, walau cuma 4 jam hari ini, kami akan memungut sampah plastik saja dia areal vihara,” ujar Novia.
Baca entri selengkapnya »

Kecuali Kabupaten Jembrana, tujuh Kabupaten dan Kota Denpasar di Bali menandatangani MoU Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Kamis, di Kantor Gubernur Bali. Program ini diberikan hanya untuk penduduk dengan KTP Bali dan belum mempunyai jaminan kesehatan, yang jumlahnya diperkirakan 2.536.886 jiwa.

“Kemampuan masyarakat Bali mengakses kesehatan tidak merata, karena itu JKBM memberikan akses pada warga Bali yang belum tertanggung,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika, di hadapan otoritas kesehatan kabupaten.

Dalam perjanjian kerjasama ini, Pemprov akan memberikan dana hibah kepada RSUD di seluruh Kabupaten dan Kota sebesar Rp 123, 2 milyar. Pendanaan ini ditanggung bersama oleh Provinsi dan Kabupaten yang terlibat. Penerima dana JKBM terbanyak RSUD Buleleng sebesar Rp 24,5 milyar, Tabanan, 19,8 milyar, dan Gianyar Rp 18,2 milyar. Hanya Kabupaten Jembrana tidak ikut skema pendanaan JKBM ini karena sudah punya program kesehatan gratis yang dikelola kabupaten, Jaminan Kesehatan Jembrana. Baca entri selengkapnya »

Tetabuhan Baleganjur (gamelan Bali) terdengar di tengah guyuran hujan jalanan di Kota Manado, Jumat sore. Belasan anak muda asal Bali berbaur bersama ratusan orang lain dari berbagai lintas etnis mengkampanyekan Bhinekka Tunggal Ika dan Pancasila, ideologi Bangsa Indonesia.

Kelompok Baleganjur ini seniman muda dari Sanggar Kusuma Wijaya, Taas, Manado. Mereka adalah anak-anak asal Bali yang tinggal di Manado. Baru kali ini mereka terlibat dalam pawai budaya dan ikut secara spontan tanpa persiapan khusus. Perangkat gong yang digunakan adalah milik Pura Taas, tempat peribadatan warga Hindu di Manado yang dibuat secara swadaya. Baca entri selengkapnya »


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Februari 2016
S S R K J S M
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
29  

RSS Bale Bengong

  • Ketakutan Kami Jika Teluk Benoa Jadi Direklamasi
    Saya terkejut membaca tulisan Pak Raka Santeri beberapa hari lalu. Wartawan senior itu menulis tentang menguatnya dukungan terhadap pro reklamasi. Saya heran, bagaimana seorang wartawan senior bisa menulis dengan begitu “gila”-nya. Tulisan tersebut, saya rasa kok nyambung dengan catatan saya sewaktu Sesetan melakukan aksi pada 28 Januari 2016 lalu. Saat saya […]
  • Ada Pramoedya di Taman Baca Kesiman
    Blora, 6 Februari 1925. Sembilan puluh satu tahun lalu, seorang bayi, kelak diberi nama Mas Pramoedya Ananta Toer lahir. Ketika itu, belum lagi ada Indonesia. Hindia-Ollanda, sebutan untuk negeri Timur koloni Belanda itu, masih mencari bentuknya. Suatu episode di mana muncul arus-arus pergerakan, suatu zaman penuh kegelisahan, tidak saja bagi kalangan pengua […]
  • Alit Ambara, Menggerakkan Perlawanan Lewat Poster
    Gerakan Bali Tolak Reklamasi tak bisa dipisahkan dengan poster-posternya. Bahkan, dalam sebuah diskusi pernah muncul pertanyaan: apakah Bali Tolak Reklamasi ini gerakan lingkungan atau kebudayaan? Petanda betapa lekat karya seni dalam gerakan ini. Banyak poster dibuat untuk mendukung gerakan ini. Alit Ambara mungkin bisa disebut sebagai pembuat poster paling […]
  • Bali United Kembalikan Gairah Sepak Bola Bali
    Akhir 2014 menjadi awal kebangkitan gairah sepakbola di Pulau Dewata. Kabar perpindahan klub Indonesian Super League (ISL) asal Samarinda, Persisam Putra Samarinda ke Bali disambut antusias oleh pecinta sepakbola Pulau Seribu Pura. Nama tim pun berganti menjadi Bali United Pusam. Antusias pecinta sepakbola Bali terhadap kehadiran klub Bali United Pusam bukan […]
  • Telinga Kami Datang untuk Mendengar Musik
    Mungkin tidak semua orang mengalami pengalaman sama. Ketika selesai menonton sebuah konser, kadang sebagian penonton pulang dengan kesalnya sambil bertanya, mengapa suara yang keluar dari tata suara begitu buruk? Saat ini teknologi pendukung tata suara jauh sekali berkembang dari sebelumnya. Tetapi, tetap saja kita harus menanggung akibat buruknya kualitas s […]

Blog Stats

  • 109,542 hits
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.