kamarkecil

Posts Tagged ‘program jaminan kesehatan bali mandara gubernur bali

Kecuali Kabupaten Jembrana, tujuh Kabupaten dan Kota Denpasar di Bali menandatangani MoU Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Kamis, di Kantor Gubernur Bali. Program ini diberikan hanya untuk penduduk dengan KTP Bali dan belum mempunyai jaminan kesehatan, yang jumlahnya diperkirakan 2.536.886 jiwa.

“Kemampuan masyarakat Bali mengakses kesehatan tidak merata, karena itu JKBM memberikan akses pada warga Bali yang belum tertanggung,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika, di hadapan otoritas kesehatan kabupaten.

Dalam perjanjian kerjasama ini, Pemprov akan memberikan dana hibah kepada RSUD di seluruh Kabupaten dan Kota sebesar Rp 123, 2 milyar. Pendanaan ini ditanggung bersama oleh Provinsi dan Kabupaten yang terlibat. Penerima dana JKBM terbanyak RSUD Buleleng sebesar Rp 24,5 milyar, Tabanan, 19,8 milyar, dan Gianyar Rp 18,2 milyar. Hanya Kabupaten Jembrana tidak ikut skema pendanaan JKBM ini karena sudah punya program kesehatan gratis yang dikelola kabupaten, Jaminan Kesehatan Jembrana. Baca entri selengkapnya »


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Agustus 2016
S S R K J S M
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

RSS Bale Bengong

  • Komponis Kini #3 A Tribute to Lotring
    Dua komposer gamelan baru akan menyuguhkan karyanya.  I Wayan Diana Putra dan A.A. Bagus Krishna Putra Sutedja akan mempresentasikan komposisi terkini mereka bersama sekaa masing-masing pada Rabu besok di Bentara Budaya Bali, Ketewel, Gianyar. Penampilan Diana Putra dan Bagus Krishna merupakan kelanjutan program Komponis Kini, yang diagendakan berkala setiap […]
  • Harga Garam Adalah Masa Depan
    Dua belas tahun lalu Komang Januarini memulai hidup sebagai petani garam.  Akhir Juli 2016 lalu Komang dan petani garam anggota kelompok Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) garam Amed Bali lainnya mengikuti workshop Seni untuk Keberlanjutan Lingkungan. Program dalam wadah Mabesikan Project itu diadakan di wantilan kawasan wisata Jemeluk, Amed, […]
  • Perspektif Bekerja dari Sepatu Sekda
    Ternyata, alas kaki pun menunjukkan posisi.  Ketika mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat. Pada intinya sepatu sebagai alas kaki tidak hanya digunakan sebagai pijakan. Dia juga gambaran awal dari kedudukan seseorang dalam kehidupan sosial terutama pekerjaan. […]
  • Mahasiswa Sosialisasikan Kesadaran Bertani
    Mahasiswa Universitas Udayana turun ke desa. Peserta Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian Masyarakat (KKN PPM) XIII di Desa Selat, Kecamatan Selat, Karangasem mengadakan sosialisasi Kesadaran Bertani Melingkupi Pentingnya Kegiatan Bertani kepada warga. Acara ini menghadirkan I Made Sukewijaya, SP, M.Sc, dosen Fakultas Pertanian Universitas Udayana, sebagai […]
  • Memperjuangkan Kesetaraan Gender melalui Kesenian
    Secara umum, sistem sosial-budaya di Bali menganut ideologi patriarki. Laki-laki sebagai otoritas utama. Ideologi ini didoktrinasi dan diwarisi secara turun temurun melalui sistem nilai, norma, aturan. Bahkan diperkuat dengan mitos, folklore, dan sistem kepercayaan. Di Bali, lelaki ditempatkan sebagai purusa, dan perempuan adalah pradana. Purusa adalah kepal […]

Blog Stats

  • 114,976 hits
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.