kamarkecil

Archive for Juni 2008

Hilir mudik di Malioboro selama 23-27 Juni ini, kesenangannya cuma satu. Cuci mata. Wajah, pakaian, dan perangai turis-turis sebangsa. Barangkali saya juga bagian dari objek cuci mata pihak lain. Hmm…

Lalu lalang ribuan orang tiap hari, sebagiannya mungkin turis yang sama, karena menginap di daerah Malioboro. Seperti saya dan Bani. Celakanya, selama lima hari di pusat turis di Jogja ini mata saya belum menangkap desain kaos lucu. Maksudnya tshirt unik yang dipake orang. Adanya cuman Billabong, Quiksilver, freestyle, dan kaos-kaos yang menjual trade mark alias merek lainnya. Kaos yang tak terlihat mereknya pun nyaris sama, semuanya dengan desain khas kaos distribution outlet (distro). Menggunakan kata-kata berbahasa Inggris pendek, yang bagi saya pesannya nggak jelas.

Baca entri selengkapnya »

Tag:

Dimulailah kesibukan baru sebagai perempuan yang telah melakukan hubungan seksual aktif dan pernah melahirkan. Sebenarnya sih gak bikin sibuk amat, tapi harus membuat jadwal periksa dengan disiplin. Ada apa, kenapa?

Pertama, karena saya memutuskan menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau lebih ngetop dengan sebutan KB pasang. Nama AKDR saya “Cooper T”. Sebuah benda berukuran sekitar 10 sentimeter berbentuk “T” yang dimasukkan ke dalam rahim melalui vagina. Tentu saja. Masa lewat pantat? Baca entri selengkapnya »


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Juni 2008
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

RSS Bale Bengong

  • Ada Pramoedya di Taman Baca Kesiman
    Blora, 6 Februari 1925. Sembilan puluh satu tahun lalu, seorang bayi, kelak diberi nama Mas Pramoedya Ananta Toer lahir. Ketika itu, belum lagi ada Indonesia. Hindia-Ollanda, sebutan untuk negeri Timur koloni Belanda itu, masih mencari bentuknya. Suatu episode di mana muncul arus-arus pergerakan, suatu zaman penuh kegelisahan, tidak saja bagi kalangan pengua […]
  • Alit Ambara, Menggerakkan Perlawanan Lewat Poster
    Gerakan Bali Tolak Reklamasi tak bisa dipisahkan dengan poster-posternya. Bahkan, dalam sebuah diskusi pernah muncul pertanyaan: apakah Bali Tolak Reklamasi ini gerakan lingkungan atau kebudayaan? Petanda betapa lekat karya seni dalam gerakan ini. Banyak poster dibuat untuk mendukung gerakan ini. Alit Ambara mungkin bisa disebut sebagai pembuat poster paling […]
  • Bali United Kembalikan Gairah Sepak Bola Bali
    Akhir 2014 menjadi awal kebangkitan gairah sepakbola di Pulau Dewata. Kabar perpindahan klub Indonesian Super League (ISL) asal Samarinda, Persisam Putra Samarinda ke Bali disambut antusias oleh pecinta sepakbola Pulau Seribu Pura. Nama tim pun berganti menjadi Bali United Pusam. Antusias pecinta sepakbola Bali terhadap kehadiran klub Bali United Pusam bukan […]
  • Telinga Kami Datang untuk Mendengar Musik
    Mungkin tidak semua orang mengalami pengalaman sama. Ketika selesai menonton sebuah konser, kadang sebagian penonton pulang dengan kesalnya sambil bertanya, mengapa suara yang keluar dari tata suara begitu buruk? Saat ini teknologi pendukung tata suara jauh sekali berkembang dari sebelumnya. Tetapi, tetap saja kita harus menanggung akibat buruknya kualitas s […]
  • Pameran Visual Bol Brutu Yogyakarta
    Gerombolan Pemburu Batu akan berpameran bersama di Bentara Budaya Bali. Kelompok kreator lintas bidang yang menyebut diri Gerombolan Pemburu Batu (Bol Brutu) tersebut akan mengetengahkan karya-karya visual yang selama ini termarjinalkan. Pembukaan pameran bertajuk “Abhayagiri: Situs-Situs Marginal di Pegunungan”akan dilakukan Minggu petang ini di Bentara Bud […]

Blog Stats

  • 109,499 hits
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.