kamarkecil

Archive for November 2007

Wah, global warming ini memang bukan semata isu lingkungan. Yang lebih hot bukan perubahan iklimnya tapi perdagangan baru, emisi dan karbon. Brangkali nanti ada perusahaan yang buka usaha jasa menghitung emisi dan potensi penyerapan karbon oleh hutan Indonesia.

Inilah isu yang lebih seksi dibanding memikirkan advokasi masyarakat untuk mengubah gaya hidup berkaitan dengan pengurangan emisi ke udara. Indonesia, sekali lagi tak berdaya didikte Amerika Serikat untuk menerima kemungkinan menjadi makelar hutan agar Amerika dapat membeli emisi.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Ini teks skrip yang aku bikin untuk kampanye media Sloka Institute di Bali FM.

Pengantar MC:

Hai, ayo mengintip dapur redaksi dan membongkar rahasia di dalamnya. Program ini akan mengajak mengenal rahasia dapur wartwan dan media. Gimana sih cara kerjanya dan apa yang harus kita kritisi sebagai konsumen media. Bersama Sloka Institute (lembagan pengembangan media, informasi, dan jurnalisme) dan Bali FM, setiap bulan kita ulas bersama sejumlah narasumber.

Rangkuman pembahasan pada forum ini nanti diantaranya:

1. Dasar-dasar Jurnalisme
2. Kebebasan Pers
3. Kode Etik Jurnalistik
4. Hak Publik di Media
5. Peta Media di Bali
6. Anti Amplop
7. Pengalaman Wartawan
8. Jurnalisme Warga
9. Analisis Isi Media
10. Analisis Wacana Media
11. Analisis Framing Media
12. Kabar dari Lapangan
13. Kabar dari Meja Redaktur
14. Dst disesuaikan momentum

Baca entri selengkapnya »

Bermula dari menautkan satu demi satu orang di dunia maya. Tak lebih sebulan kemudian, 32 kepala hadir untuk berkomunitas. Anehnya, di dunia maya orang lebih cepat akrab, dan terlibat secara emosional. Hanya butuh sejam untuk menyatukan gagasan itu di Desa Dusun.

Agaknya, kesepakatan dan kepercayaan sudah ditebar di jaringan kawat optik melalui milis atau blog. Nggak perlu lagi harus bertatap muka. Kopdar malah terasa sebagai formalitas.

Nah, kemudian BaliBlogger ini mau kemana? Aku pikir harusnya komunitas harus membuat nyaman anggotanya dulu. Kebutuhan pribadi apa yang perlu dilengkapi oleh teman-teman di komunitasnya, apa yang kita bisa berikan pada teman kita.

Untuk mengadvokasi (kebiasaan pake kata ini, maaf) orang lain itu akan berkembang jika kita merasa kuat.

Akhir-akhir ini saya tiba-tiba ingin punya karir jurnalistik di sebuah media. Maksudnya, ingin mencoba meniti karir lagi, dari reporter seperti dua tahun lalu. Saya ingin punya kuasa  mempublikasikan materi berita. Bukan hanya ditugaskan menulis, lalu entah tulisannya naik cetak atau tayang plus dibumbui oleh editor atau redakturnya.

Tapi, saat ini belum berani karena masih pengen nemenin Bani. Kalau Bani udah bisa diajak ngobrol dan ngasi pertimbangan (mungkin usia 3 tahun-an) boleh deh.

Kalaupun tak terjadi, saya ingin media warga itu terwujud (Namanya: Koran, Jangan Dibaca). Hehe..

Dipublikasikan di The Jakarta Post

Sarah, 10 tahun, terkejut ketika baru mengetahui ia telah berkolaborasi dengan sejumlah anak terdampak HIV/AIDS. Perempuan kecil ini menutup mulutnya dan dengan tergesa bertanya, ”kenapa anak kecil bisa kena AIDS? Kan cuma remaja yang bisa kena?” 

Tak berhenti disana, ia kembali berujar, “Kalau bersalaman bisa menular?” Sarah adalah salah satu dari 75 siswa musik Bali Violin School (Bavisch) yang mengikuti pre-konser bersama Paduan Suara Panji Sakti. Paduan suara ini terdiri dari 30 anak-anak terdampak HIV/AIDS yang berasal dari Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. 

Baca entri selengkapnya »


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

RSS Bale Bengong

  • Catatan Mingguan Men Coblong: Teror
    Belakangan ini hati dan perasaan Men Coblong terasa “rusuh”. Sepertinya hari-hari yang dijalani terasa berat dan “wagu”. Seolah ada sesuatu yang mengganjal. Sesuatu yang sangat mengganggu tetapi sulit diurai. Sesuatu yang mengusik tetapi tidak bisa diusik. Setiap membaca berita-berita daring Men coblong tercekat. Peristiwa teror di Surabaya, kota yang sangat […]
  • Karena Ikan Bukan untuk Dihabiskan, tapi Diwariskan
    Dengan sekuat tenaga, Hamdani melemparkan pakan ikan ke keramba. Begitu pelet-pelet jatuh ke air, ikan-ikan pun langsung naik ke permukaan. Air berkecipak ketika ikan-ikan kakap yang siap dipanen itu saling berebut makanan pada Kamis, 10 Mei 2018 lalu. Dibantu karyawan lain, Kepala Bagian Pembesaran di PT Bali Barramundi, itu kembali […] The post Karena Ikan […]
  • Bentara Budaya Gelar Obituari Penyair Vivi Lestari
    Sudah setahun lebih penyair Vivi Lestari berpulang sejak April 2017 lalu. Kini melalui program Dialog Sastra #60 Bentara Budaya Bali (BBB) akan mengetengahkan diskusi mengenai capaian karya-karya puisi Putu Vivi Lestari. Agenda yang akan berlangsung pada Jumat, 18 Mei 2018 itu, sekaligus sebentuk obituari bagi Vivi. Putu Vivi Lestari merupakan […] The post B […]
  • Aliansi Pemuda Bali Kecam Aksi Terorisme
    Di sisi lain, aksi terorisme justru menyatukan pemuda di Bali. Berbagai elemen masyarakat Bali yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bali mengadakan aksi solidaritas pada Rabu, 16 Mei 2018, pukul 16.00 WITA di Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Renon Jalan Puputan Raya Renon, Denpasar. Aksi damai dalam keberagaman ini dipicu […] The post Aliansi Pem […]
  • Habis Sawah, Terbit Toko Modern, lalu Mati!
    Sebagai kota penyangga Denpasar, Tabanan berkembang cepat. Beberapa kawasan tampak berubah drastis seperti jalur By Pass Denpasar – Gilimanuk terutama di kawasan Kecamatan Kediri, Tabanan. Toko dan pusat perbelanjaan berjajar di sepanjang jalan penghubung Jawa – Bali ini. Perubahan ini tentunya berdampak langsung terhadap lingkungan di wilayah tersebut. Maki […]

Blog Stats

  • 132,530 hits
Iklan