kamarkecil

Posts Tagged ‘pluralisme

Tetabuhan Baleganjur (gamelan Bali) terdengar di tengah guyuran hujan jalanan di Kota Manado, Jumat sore. Belasan anak muda asal Bali berbaur bersama ratusan orang lain dari berbagai lintas etnis mengkampanyekan Bhinekka Tunggal Ika dan Pancasila, ideologi Bangsa Indonesia.

Kelompok Baleganjur ini seniman muda dari Sanggar Kusuma Wijaya, Taas, Manado. Mereka adalah anak-anak asal Bali yang tinggal di Manado. Baru kali ini mereka terlibat dalam pawai budaya dan ikut secara spontan tanpa persiapan khusus. Perangkat gong yang digunakan adalah milik Pura Taas, tempat peribadatan warga Hindu di Manado yang dibuat secara swadaya. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Oleh LUH DE SURIYANI

Sejak pagi, Markus Pandelaki, 46, warga Suku Tombulu, Kecamatan Tomohon Tengah, Sulawesi Utara bersiap dengan atribut tarian Cakalele di tubuhnya. Padahal ia baru akan menari lewat tengah hari, pada Selasa (26/1). Di tubuhnya melekat sekitar 20 kilogram pakaian kebesaran seorang panglima perang.

Misalnya di kepalanya bertengger mahkota dengan hiasan kepala. Ada puluhan helai bulu burung Rangkong khas Sulawesi dan tengkorak kepala monyet. Belum lagi hiasan dari hewan-hewan lain di sekujur tubuhnya, seperti taring rusa, kepala burung hutan, dan lainnya. Penanda keberanian dan penakluk. Baca entri selengkapnya »

Oleh LUH DE SURIYANI

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas meminta elemen masyarakat nusantara terus mendukung penolakan pada Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi yang saat ini dalam uji materiil yang ditangani Mahkamah Konstitusi.

Hal ini diungkapkanya dalam pidato pembukaan Simposium Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) untuk kawasan Indonesia bagian timur dan tengah, yang dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara, Rabu. Baca entri selengkapnya »

Jaringan Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) menilai sentimen anti keberagaman makin menguat di Indonesia. Sebanyak 15 aktivis dari 15 daerah di Indonesia melakukan pelatihan monitoring media untuk menganalisis pola dan kerentanan gerakan anti pruralisme.

Pelatihan ini dilaksanakan tiga hari hingga Kamis ini di Legian, Kuta. Peserta berasal dari Papua (termasuk Papua Barat), NTB, Bali, regio Sulawesi dan Maluku, region Jawa, dan Sumatera.

“Pemberitaan yang memotret anti keberagaman kini sangat tinggi di media-media Indonesia. Baca entri selengkapnya »


if (WIDGETBOX) WIDGETBOX.renderWidget('f7506fb9-0736-4d9f-b97e-86fa89449348');Get the Bali Blogger Community widget and many other great free widgets at Widgetbox! Not seeing a widget? (More info)

a

slide

Agustus 2018
S S R K J S M
« Nov    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

RSS Bale Bengong

  • Kemacetan Makin Parah, Solusi Makin Tak Terarah
    Masalah tranportasi di Bali serupa benang yang sudah terlalu kusut. Dalam sebuah diskusi yang saya pandu di Warung 63 Denpasar beberapa waktu lalu Prof. Rumawan Salain, akademisi Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) menyinggung tentang jumlah kendaraan di Bali. Jumlahnya ternyata nyaris sama dengan jumlah penduduk Bali. “Ini artinya secara statistik [… […]
  • Di Bali, Sepeda Motor adalah Dewa Kedua
    Berjalan kaki juga menjadi salah satu kegiatan yang (dianggap) ajaib. Saya baru saja melihat video pejalan kaki memperingatkan para pengguna motor ketika pengendara sepeda motor itu menggunakan trotoar sebagai jalanannya. Pengguna motor itu, seperti biasa, justru marah karena diperingatkan. Sampai-sampai, pejalan kaki tersebut dihampiri dan sepertinya dipuku […]
  • Ubud Village Jazz Festival yang Menghangatkan Hati
    Angin berhembus cukup kencang sepanjang malam. Pepohonan besar di Agung Rai Art Museum (ARMA) bergoyang, dahan-dahannya melengkung, dedaunan berjatuhan. Rintik hujan mulai membasuh kulit. Namun interaksi musisi di atas panggung terus berjalan, penonton malah makin menghangat. Memberikan tepukan, bercuit-cuit memberi apresiasi, dan menyoraki tiap musisi usai […]
  • Sekali Pentas Memberikan Sensasi Kebelet
    Mencekam, mengintimidasi, menakutkan, sekaligus menggelikan. Matur tampi asih Teater Sekali Pentas (dan Teater Kalangan?) yang memberikan Kebelet dengan sangat murah hati. Tiga hari berturut secara gratis, menuntun tangan dan bahu kami, menyuguhkan kopi, cemilan, dan menghadiahkan beberapa keping artikel untuk dibawa pulang. Cocok dibaca saat kebelet di ruma […]
  • Kemungkinan Tak Terbatas “Puisi-Puisi Visual” Wai
    Melihat karya-karya Wai seperti melihat puisi yang divisualkan. Menyambut bulan Agustus, Uma Seminyak menyajikan pameran terbarunya, proyek 100 hari dari Wai berjudul “Wonder: Tiny People, Big Places”. Pameran dibuka pada 5 Agustus dan akan berlangsung hingga 21 Agustus 2018. Santy Wai Zakaria atau Wai,lahir di Jakarta. Ia dibesarkan di Medan, […] The post K […]

Blog Stats

  • 135.128 hits
Iklan